Politik

Bersama NASDEM, Ahmad Tablawi.M.Pd Caleg DPRD Lebak Dapil 6 Beserta Barisan Relawan JATI Siap Bersaing di Pemilu 2024

321
×

Bersama NASDEM, Ahmad Tablawi.M.Pd Caleg DPRD Lebak Dapil 6 Beserta Barisan Relawan JATI Siap Bersaing di Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto : Swafoto Anies Baswedan Bersama Caleg Nasdem Lebak, (Selasa, 6/6/2023)

MediaPublik.co LEBAK – Aktivis sekaligus Seorang Guru Pengajar Ahmad Tablawi.M.Pd ( Enton ) secara resmi mendaftarkan diri datang ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak sebagai calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Lebak.

Ahmad Tablawi.M.Pd ( Enton ) Juga Kini Sudah Syah/Resmi di tetapkan Sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Lebak Dapail 6 , Kecamatan Cikulur, Cileles, Banjarsari Dan GunungKencana Dengan Calon Nomor Urut 5 Dan akan maju dan berjuang bersama Partai NASDEM Beserta Barisan Relawan Jaringan Ahmad Tablawi (JATI) Untuk Menuju Perubahan dan kesejahteraan Masyarakat di Wilayah Pemilihanya Nanti.(6/6/23)

Tidak Hanya Itu Ahmad Tablawi.M.Pd juga merupakan aktivis muda Millennial Peduli yang aktif menyuarakan gagasanya dan ikut mengambil langkah dalam melakukan aksi sosial kemanusiaan bagi masyarakat utamanya masyarakat Kabupaten Lebak.

Dia Juga dikenal sebagai Penggerak Bermuda, kelahiran Cikulur ini mencalonkan dirinya sebagai upaya untuk terlibat secara langsung dalam memperjuangkan nasib rakyat dan membangun masyarakat di wilayah Pemilihannya.

” Ya…. Saya siap mencalonkan diri dan ingin mengabdikan diri untuk menyuarakan hak rakyat serta sebagai jembatan untuk menyuarakan aspirasi di Kabupaten Lebak Daerah Pemilihan Dapil 6 ( Enam ) Mohon Doa dan dukungannya,” Ungkapnya “Saat di Wawancari Oleh Media Publik.co” (6/6/23)

Salah Satu Barisan Bermuda Relawan Jaringan Ahmad Tablawi (JATI) Menyatakan dalam Wawancaranya, Bahwa kepentingan masyarakat merupakan hal yang prioritas dan keterlibatan pemuda adalah hal yang penting agar mampu membuat perubahan-perubahan yang Lebih Maksimal.

“Mari kita sebagai pemuda ikut berperan dalam perpolitikan di Indonesia. Mari berkarya, bersuara, dan berperan dalam kesejahteraan masyarakat dan perubahan Kabupaten Lebak ke arah yang di Harapkan” Ungkapnya “Arif Husni”.(red)

Karena Kini Tiba Saatnya Yang Muda Harus Berperstasi, Dalam Membangun Kesejahtera’an Masyarakat Serta Menyampaikan Segala Aspirasi yang Harus di Perjuangakan Demi Menuju Perubahan Yang Lebih Baik Lagi.

Editor : ( Riswandi/Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Mediapublik.co, Lebak – Adanya dugaan warga tidak profesional yang dilakukan penyelenggara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 07, Kampung Cibitung, Desa Cijengkol, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak yaitu penulisan angka Romawi II (dua) diganti dengan 11 (Sebelas). Dugaan ini terlihat pada penulisan hasil suara sah calon DPRD Lebak atasnama Haki Nazili, nomor urut 2, Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Salah satu warga Lebak Selatan yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa ia menduga oknum KPPS ada main mata. “Saya protes, ini di TPS 07, Kampung Cibitung, Desa Cijengkol, Kecamatan Cilograng dengan KPPS Saudara Herdin, diduga ada main, masa angka romawi II kok jadi ditulis 11, harusnya 2,” ujarnya. Dikonfirmasi, KPPS Desa Cijengkol, Nurdin mengaku ada kelalaian karena penghitungan hingga malam hari, namun penulisan dalam rekapitulasi suara sesuai fakta di TPS. “Ya kami lalai karena penghitungan suara di TPS hingga malam hari, namun dalam rekapitulasi suara tetap 1 ditambah 1 ditambah 2 dengan jumlah keseluruhan suara 4,” ungkapnya. (Djael) Post Views: 719

Daerah

Mediapublik.co LEBAK – Anggota DPRD Lebak, Musa Weliansyah, terkena hack setelah membuka pesan undangan berbentuk APK di ponsel miliknya. Nomor WA miliknya kini dipakai pelaku untuk meminjam uang ke berbagai kolega. “Sejak tanggal 23 Oktober nomor WhatsApp saya tidak aktif. Berulang kali masuk SMS permintaan kode notifikasi tapi saat dimasukkan tidak bisa. Tapi hari ini saya dapat kabar dari beberapa kolega nomor saya aktif dan pinjam uang,” kata Musa, Senin (30/10) siang. Musa pun mengimbau kepada seluruh pihak, agar jika mendapat pesan WhatsApp dari nomor 0813-1655-5558 mengabaikan pesan tersebut. Apalagi jika mengatas namakan dirinya meminjam dan meminta transfer sejumlah uang. “Info, jika ada yang menggunakan WA nomor 0813-1655-5558 itu bukan saya, tapi ada orang lain yang menggunakan karena nomor WA tersebut ada yang meng-hacker sejak 23 Oktober 2023,” kata Musa lewat keterangan tertulis. Menyikapi peretasan nomor WhatsApp-nya tersebut, Anggota Fraksi PPP ini berencana akan melaporkan hal tersebut ke Unit Siber Polda Banten, “Saya berencana akan melaporkannya ke Unit Siber Polda Banten, karena pelakunya mulai melakukan penipuan ke berbagai kolega,” tambah Musa. Maraknya pesan berantai yang berisi undangan APK di WhatsApp menuntut kewaspadaan dari masyarakat. Karena sudah banyak pihak yang menjadi korban peretasan, hingga disalahgunakan oleh pelaku untuk melakukan berbagai modus…

Nasional

Mediapublik.co LEBAK – Anggota DPRD Lebak, Musa Weliansyah, mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) segera memberhentikan 23 orang anggota Panwascam yang rangkap jabatan jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini mengingat tahapan Pemilu semakin dekat, sehingga diperlukan pengawasan yang lebih ketat dengan totalitas dari sumber daya manusianya, “Bawaslu harus segera melakukan proses penggantian, karena kinerja mereka tidak akan bisa maksimal jika double job,” kata Musa, Senin sore (9/10/2023). Diketahui, sebanyak 23 orang Panwascam kini rangkap jabatan karena dinyatakan lolos menjadi PPPK beberapa waktu lalu. Musa juga berencana akan melaporkan ke Dewan Pengawas Penyelenggara Pemilu (DKPP) jika proses pemberhentian tersebut tak juga dilakukan. “Jika Bawaslu tak merespon, maka saya akan membuat laporan ke DKPP. Larangan Panwascam rangkap jabatan cukup jelas dalam Pasal 117 Undang-Undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu,,” lanjut Musa. Sementara itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebak telah memberikan penjelasan kepada Bawaslu terkait Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang rangkap jabatan sebagai pengawas Pemilu. Dalam surat resmi yang dilayangkan kepada Bawaslu Lebak, BKPSDM menerangkan bahwa PPPK yang rangkap jabatan sebagai pengawas Pemilu berpotensi mengganggu pelaksanaan tugas pemerintahan yang harus dijalankan sesuai dengan jabatannya sebagai PPPK. Selain itu, PPPK juga telah terikat pada perjanjian…

Nasional

Mediapublik.co LEBAK – Anggota DPRD Lebak, Musa Weliansyah, sangat menyayangkan kepala daerah yang mencalonkan diri menjadi bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) namun abai terhadap aturan yang ditetapkan oleh penyelenggara Pemilu. Hal ini terlihat dari banyaknya baliho Bacaleg yang terpampang di berbagai pelosok di Kabupaten Lebak, yang diduga offside atau melanggar jadawal dan tahapan yang telah ditetapkan KPU. “Baliho kepala daerah yang masih menjabat banyak bertebaran di berbagai wilayah di Lebak, yang secara terang-terangan menggunakan nomor urut Caleg, serta ajakan untuk mencoblos. Ini jelas pelanggaran yang dilakukan secara masif,” kata Musa, Senin (9/10) pagi. “Sebagai kepala daerah yang nota bene masih menjabat harusnya bisa memberi contoh yang baik, bagaimana aturan itu bisa ditaati dan dipatuhi bersama. Pesta demokrasi ini dari rakyat untuk rakyat, jangan juga menggunakan abuse of power demi meraih kemenangan,” tambahnya. Musa juga menyayangkan peran pengawas Pemilu yang sudah ada hingga di tingkat Desa, “Ratusan bahkan ribuan baliho nakal berjejer di jalan-jalan maupun tempat umum, masa tidak terlihat?,” beber Musa. Untuk itu, Musa mendukung penuh rencana Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) beserta Satpol PP yang melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) pada tanggal 12 Oktober 2023 mendatang. “Saya selaku anggota Komisi I DPRD Lebak mendukung rencana penertiban APK nakal yang…