Megapolitan

Cerita Warga Binaan Dibalik Rutan Kelas I Depok

79
×

Cerita Warga Binaan Dibalik Rutan Kelas I Depok

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto : Kepala Rutan Kelas I Depok, Andi Gunawan saat bertemu awak media, Senin (22/5/2023)

Mediapublik.co Jakarta – Tak selamanya Rumah Tahanan Negara (Rutan) identic dengan penjara, bermacam program yang dilakukan Rutan Kelas I Depok dengan memberikan ketereampilan terhadap Warga Binaan. Salah satunya dengan memberikan Pembekalan Pelatihan Wirausaha atau disebut Sekolah Perwira tujuannya agar warga binaan ketika bebas bisa menjadi pelaku usaha.

Fauzan (35) tahun, sambil berdiri sorot matanya yang tajam dengan muka yang cukup tegang menawakan secangkir kopi kepada petugas Rutan Kelas I Depok. Seolah dia, ingin memastikan bahwa produk kopi yang dibuatnya cukup sempruna.

Wajah Fauzan tersenyum lebar ketika disebut oleh seorang petugas yang memakai baju batik biru di Rutan Kelas I Depok, bahwa dia tak akan lama lagi untuk bisa keluar menghirup udara bebas dikarenakan sudah mengikuti masa tahanan.

“Senang bercampur lega karena sebentar lagi saya saya akan bebas dan bisa berkumpul dengan keluarga, apalagi saat ini saya sudah bisa mengelola usaha kopi dengan belajar di Rutan Kelas I Depok. Banyak program-program yang memang dilakukan oleh petugas di sini untuk merubah budaya kita (warga binaan-red) agar lebih baik dan bermanfaat ketika sudah bebas,’’ ucap Fauzan saat ditemui di Rutan Kelas I Depok dikutip dari http://Teropongsitana.comSenin (22/5/2023)

Tebayang dibenak Fauzan dalam beberapa tahun terakhir ketika dia pertama kali berada di Rutan Kelas I Depok. Ia mengaku terpukul dan putus asak arena pikirannya kosong untuk menatap masa depan yang menurutnya tidak bersahabat. Saat ini, menurut Fauzan, dirinya Bersama warga binaan lain tak menyangka bisa membuat dan mengelola usaha kopi di Rutan Kelas I Depok. Kata Fauzan, ini salah satu modal awal yang berharga baginya untuk bisa lebih baik lagi dalam memulihkan kehidupan untuknya.

“Selama di Rutan Kelas I Depok banyak pelajaran yang kita ambil, tentunya masa lalu menjadi guru agar ke depan bisa lebih berhati-hati agar tidak berbuat kesalahan,’’ ucap Fauzan dengan penuh keyakinan.

Di tempat yang bersamaan, Kepala Rutan Kelas I Depok, Andi Gunawan membenarkan banyak program yang dilakukan oleh Rutan Kelas I Depok. Tujuannya adalah untuk mengembalikan kehidupan dan penghidupan bagi warga Binaan.

“Prosesnya ialah bagaimana membantu mengembalikan kehidupan warga binaan dengan cara memberikan keterampilan, mendorong agar mempunyai segudang harapan, konsep agar dia tidak kosong dan ia siap dengan rencana ke depan mau ngapain,,’’ ucap Karutan Kelas I Depok, Andi Gunawan saat ditemui di ruang Kejanya.
“Warga Binaan saat ini sudah memiliki usaha Coffee Krabu (Kreasi Anak Bui-red), ini dikelola oleh Warga Binaan yang memang mempunyai minat untuk menjadi wirausaha,’’ tambah Andi lagi.

Mantan Karutan Marabahan, Kalimantan Selatan tersebut menceritakan tentang persyaratan untuk mengikuti pelatihan dan pembekalan kewirausahaan tidak lah sulit selama mereka (Warga Binaan-red) mengikuti aturan yang sudah diterapkan oleh petugas Rutan Kelas I Depok, Menurut Andi persyaratannya sederhana yang paling penting ialah niat dan disiplin dalam mengikuti pelatihan termasuk telah mengikuti sepertiga masa tahanan.

“Mereka diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk belajar, semua warga binaan memiliki kesempatan yang sama tinggal kita melihat bakatnya dimana. Ada pembuatan Kopi, Elasan,
Furnuture, Sablon, Menjahit. Bahkan alat giling dan mesin pembuatan kopi juga dibuat oleh warga binaan,’’ tutur Andi menjelaskan.

Sambil memperlihatkan beberapa karya warga binaan, Andi juga menyebut pihaknya intens melakukan komunikasi dengan pelaku UMKM-UMKM di luar dan juga Pemerintah Kota Depok. Kata Andi, dengan adanya Kegiatan ini berharap ketika Keluar atau selesai menjalani masa tahanan, mereka mempunyai bekal ilmu yang didapatkan di rutan.

“Banyak program pelatihan yang dilakukan oleh Rutan Kelas I Depok agar mereka tidak jenuh selama menjalani massa tahanan dan untuk Merk Kopi Krabu karya warga binaan Rutan Kelas I Depok sudah kita daftarkan ke Dirjen Hak dan Paten,’’ tutup Andi.

Ditambahkan Andi, sesuai arahan dan instruksi dari Kemenkumham RI, bahwa pihaknya tengah berupaya untuk memanusiakan manusia. Caranya dengan menghilangkan citra Rumah Tahanan Negara (Rutan) yang dulu kerap dianggap seram. Sebab, kata Andi kini Rutan tengah berubah fungsi menjadi sebuah wadah pendidikan dan pelatihan bagi warga binaan.

“Ini salah satu tujuan agar kelak ketika warga binaan keluar dan sudah dinyatakan bebas, bisa membuat usaha sendiri tanpa bergantung pada keluarga dan bisa menjadi orang lebih baik lagi,” tutup Andi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Megapolitan

Mediapublik.co BOGOR- Kakanwil Kemenkumham Jabar R. Andika Prasetya Kunjungi Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur Pastikan Sarana dan Prasarana Pelayanan Publik. Sarana tersebut berfungsi dengan baik dan berdampak kebermanfaatannya bagi masyarakat khususnya warga binaan, Jum’at (12/01). Selama kunjungan, Kakanwil Kemenkumham Jabar R. Andika Prasetya didampingi oleh Kalapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur Dedy Cahyadi, meninjau langsung peningkatan sarana dan prasarana layanan publik yang ada, mulai dari layanan pendaftaran, ruang laktasi, ruang yankomas, P2U, ruang penggeladahan barang dan badan, ruang kunjungan, ruang humas, dapur, klinik, dan terakhir di Masjid untuk melangsungkan shalat maghrib. Seusai Shalat Maghrib, Kakanwil Andika memberikan tausiyah kepada warga binaan mengajak WBP untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Salah satu bukti ketaqwaan yaitu dengan selalu menerima ketentuan Allah SWT, dan memanfaatkan waktu selama di Lapas dengan selalu memperbaiki diri “sehingga saat keluar nanti menjadi insan yang baik dan berguna bagi masyarakat khususnya bagi keluarga tercinta,”harapnya. Setelah melangsung tausiyah, Kakanwil menuju Gazebo untuk memberikan arahan kepada Kalapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur beserta jajaran pejabat struktural. “untuk memastikan layanan pemasyarakatan yang diberikan dapat berjalan sesuai SOP dengan mengedepankan pelayanan publik berbasis HAM, ujarnya. Selain itu Kakanwil menekankan pentingnya memperhatikan kebersihan, keamanan, ketertiban, dan keramahan layanan di…

Daerah

MediaPublik.co, Cirebon | Momen Temu Kangen Keluarga Tercinta, Lapas Cirebon Berikan Pelayanan Terbaik. Layanan Kunjungan Lapas Cirebon selalu berusaha untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat atau keluarga warga binaan. Sebelum bertemu dengan warga binaan, Masyrakat atau keluarga diperiksa terlebih dahulu melalui beberapa tahapan. Pemeriksaan diantaranya adalah terhadap barang bawaan, penginputan data identitas, dan penggeledahan barang bawaan. Dengan adanya penggeledahaan dan pemeriksaan, tentunya dapat mencegah adanya barang-barang terlarang masuk kedalam Lapas, sehingga tetap terciptanya keadaan yang aman dan kondusif. Diharapkan kedepannya, Lapas Cirebon dapat terus memberikan pelayanan terbaiknya khusunya pada Masyarakat. (RFT) Post Views: 112

Daerah

MediaPublik.co, Cirebon | Tingkatkan Layanan Terhadap Warga Binaan Wartelsuspas Lapas Cirebon Resmi Beroperasi. Wartelsus ini merupakan sarana efektif bagi warga binaan Lapas Cirebon untuk melepas rindu dengan keluarga. Wartelsus ini dimaksudkan dalam hal penyediaan fasilitas yang legal dan tentunya dapat terawasi oleh Petugas pada Warga Binaan yang ingin melakukan komunikasi sambungan melalui telepon dengan keluarga, saudara, ataupun kerabatnya. “Dengan adanya Wartelsus ini, tentunya menjadi suatu wadah bagi warga binaan untuk melepas rindu pada keluarga dan demi terwujudnya zero Halinar.”Ujar Kalapas, Yan Rusmanto. Sosialisasi dilakukan dengan bantuan Staf Kamtib, Staf KPLP, dan regu pengamanan. Kegiatan berangsur aman dan kondusif. Diharapkan dengan adanya fasilitas wartelsus ini, bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh warga binaan dan Lapas Cirebon akan terus memberikan fasilitas yang memudahkan dan legal bagi warga binaan. (GTR/RZA) Post Views: 118

Daerah

MediaPublik.co, Cirebon | Mengisi kekosongan, warga binaan Lapas Cirebon Ngopi (Ngobrol Perkara Iman, Islam,dan Ikhsan). Kegiatan Ngopi berlangsung setiap hari Sabtu dan dilakukan rutin oleh warga binaan yang beragama Islam. Kegiatan ini dibawah pengawasan bidang pembinaan Lapas Cirebon untuk warga binaan agar lebih meningkatkan keimanan, islam, dan ikhsan. Baca Juga : Mantap, ASN Wanita Lapas Narkotika Gunung Sindur Jadi Petugas Upacara Hari Ibu ke 95 Agenda kegiatan diantaranya adalah saling sharing terkait Keislaman dan terdapat agenda belajar MTQ. Seluruh warga binaan yang mengikutinya antusias mengikuti kegiatan ini. “Jadikan kegiatan positif ini sebagai Muhasabah diri agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi, terus ajak teman-teman kamarnya untuk menebar kebaikan dari kegiatan Ngopi ini.”Ujar Sunoto, Kasi Bimkemas. Ini Juga : Lapas Cirebon Laksanakan Upacara Peringatan Hari IBU ke-95 Tahun 2023 Diharapkan dengan adanya kegiatan Ngopi, bisa menjadi wadah bagi warga binaan, untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan Iman, Islam, dan Ikhsan di dalam Lapas Cirebon. (Dn)  Post Views: 112