Politik

Elektabilitas Prabowo Kian Kokoh Usai Dapatkan Sinyal Dukungan dari Partai

407
×

Elektabilitas Prabowo Kian Kokoh Usai Dapatkan Sinyal Dukungan dari Partai

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto; Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra yang Juga Menhan RI, Capres 2024.

Mediapublik.co Jakarta-Menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, elektabilitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kian kokoh usai mendapatkan sinyal dukungan dari partai non parlemen. Seperti yang dilakukan baru-baru ini, Calon Presiden (Capres) Partai Gerindra itu mengunjungi Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan adanya kunjungan Prabowo Subianto ke PSI bisa berdampak kuat pada daya elektoral Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra tersebut. Menurutnya, Prabowo mendapatkan banyak keuntungan berupa dukungan yang berlipat ganda.

Baca Juga : Mantap Betul, Hasil Survei Capres Indikator di Sumbar Prabowo Subianto Teratas

“Jadi Pak Prabowo dapat dua dukungan sekaligus, satu mendapatkan hati PSI yang kedua adalah memberikan semacam diferensiasi dengan lawan politiknya yang dianggap terlalu tinggi hati untuk mendatangi lawan atau koalisi partai yang lain,” kata Burhanuddin Muhtadi.

Elektabilitas Prabowo belakangan kian kokoh di peringkat pertama dari berbagai macam lembaga survei. Terbaru, Prabowo berhasil unggul dari kandidat Capres partai PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

Dari hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA periode 3-15 Juli 2023, Prabowo berhasil menempati peringkat pertama survei tersebut. Prabowo sukses mengantongi dukungan sebesar 52,0 persen. Angka itu jauh lebih tinggi, dibandingkan dengan yang didapat oleh Ganjar dengan 41,6 persen.

Lihat Ini : Pemimpin Pemersatu, Prabowo Subianto Raih Dukungan Untuk Menangi Pilpres 2024

Kendati demikian, Burhanuddin menyatakan, walau PSI hanya memiliki suara yang kecil, tapi PSI bisa dikatakan sebagai partai yang selalu tegak lurus dengan arahan Presiden Jokowi. Menurutnya, PSI hanya tinggal menunggu arahan Presiden Jokowi untuk satu suara bulat mendukung Prabowo pada kontestasi demokrasi mendatang.

Terakhir, ia menambahkan, ketika PSI bisa menerima kehadiran Prabowo, hal itu merupakan sinyal kuat bahwa Presiden Jokowi lebih condong menaruh dukungannya kepada Prabowo dibanding Ganjar.

Ini Juga : Simak! Elektabilitas Prabowo Subianto Ungguli Ganjar Pranowo

“Terakhir, tentu PSI dari sisi suara kecil, dan merendah untuk tidak menyebut sebagai political vehicle Pak Jokowi, tetapi track record PSI memang sangat tegak lurus dengan Jokowi,” ungkap Burhanuddin.

“Jadi ketika PSI bisa menerima kehadiran Pak Prabowo itu semacam sinyal bahwa Pak Jokowi memang arahnya atau lirikan matanya makin ke Pak Prabowo, jadi ada tiga keuntungan sekaligus yang diperoleh oleh Pak Prabowo,” pungkasnya.

(David/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Megapolitan

Mediapublik.co Jakarta – Hanya bermodalkan ramalan, sebagian masyarakat cenderung percaya kalau Prabowo Subianto akan menjadi presiden di usia tua. Ramalan itu sendiri memang pernah dilontarkan mantan Presiden Gus Dur. Namun yang namanya ramalan, tidak bisa dijadikan patokan, masih ada otoritas Tuhan Yang Maha Kuasa. “Tidak ada orang yang tahu persis masa depan seseorang,” kata Asep, warga Majalengka, Jawa Barat, saat ditanya wartawan, Kamis (25/01/2024). Ujang, warga lainnya, ikut menukas senada. Bagi Ujang, Prabowo sudah mencapai titik terakhir, sudah selesai, tak mungkin jadi presiden. “Pak Prabowo sudah finish, jangan mimpi,” kata Ujang yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online di taman kota Kuningan, Jawa Barat belum lama ini. Menurut Ujang, pasangan Prabowo Gibran, hanya bisa menang jika dilakukan dengan jalan curang. Pengamat politik yang juga Koordinator Kajian Merah Putih, Profesor Sutoyo Abadi pun menilai isu Prabowo bakal jadi presiden di usia tua, sangat tidak bisa dipertanggungjawabkan. Bahkan, kebenaran pernyataan Gus Dur itu kini malah jadi dipertanyakan oleh keluarga Gus Dur sendiri. “Sangat politis, bahkan kebenarannya sangat diragukan oleh keluarga Gus Dur melalui Yeni bahwa pernyataan tersebut dari Gus Dur tidak pernah ada,” tandas Sutoyo kepada wartawan di Jakarta. Sebaliknya, menurut Sutoyo, capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran kemungkinan akan kalah di pertarungan Pilpres…

Nasional

Mediapublik.co Jakarta – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengimbau masyarakat agar cermat memilih pemimpin. Dia menyarankan memilih pemimpin yang tidak suka marah-marah. Sebab, kalau pemimpinnya suka marah, ia khawatir akan berdampak pada rakyat yang dipimpinnya. “Kalau kawan kita yang satu marah terus, bagaimana kira-kira negara dipimpin oleh orang yang suka marah? Bagaimana kira-kira kalau dia berdebat dengan kepala negara lain, bisa ditonjok kepala negara lain,” imbuh JK, panggilan akrab Jusuf Kalla. Sentilan JK lantas direspons oleh Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid yang menyebut Prabowo adalah pihak yang disentil JK. Nusron menyebut Prabowo suka joget, bukan suka  marah. Benarkah? Tabiat Prabowo yang suka marah agaknya bukan terjadi saat debat Capres saja. Sejak 26 tahun yang lalu sebuah buku sejarah telah mencatat bahwa capres 3 kali gagal itu memang sering marah, bahkan di depan presiden. Fakta ini terungkap dalam sebuah perseteruan antara Presiden Habibie dan Pangkostrad Prabowo Subianto tahun 1998. Episode ini selalu menarik untuk disimak, apalagi soal kontroversi berakhirnya karier militer menantu Soeharto itu, apakah dipecat atau tidak. Tamatnya karier militer Prabowo terjadi saat Bacharudin Jusuf Habibie menjabat sebagai Presiden tahun 1998. Habibielah yang mencopot Prabowo Subianto kala itu dari jabatan Panglima Kostrad (Komando Strategis Angkatan Darat). Prabowo sempat marah dan…

Nasional

Mediapublik.co JAKARTA – Tepat tanggal 28 Oktober 2023, bakal calon Presiden Ganjar Pranowo berulang tahun ke-55. Relawan Ganjar Untuk Rakyat (GUNTUR) menggelar acara syukuran secara serentak di wilayahnya masing-masing. Ketua Umum GUNTUR, Teguh Eko Prastyono mengatakan inisiatif datang dari pengurus GUNTUR di berbagai daerah. “Melalui WhatsApp Grup mereka mengusulkan agar membuat acara syukuran secara serentak hari ini di daerahnya masing-masing,” kata Eko, Sabtu (28/10/2023). Meski menyetujui, Eko menekankan kepada anggotanya di seluruh Indonesia untuk tidak secara berlebihan merayakannya. “Cukup menggelar syukuran, doa bersama, meminta kepada Allah SWT agar kita semuanya, khususnya Pak Ganjar diberi kesehatan, sehingga bisa mewujudkan apa yang kita impikan bersama-sama yaitu meraih kemenangan di Pilpres 2024 mendatang,” ucap Eko. Adapun acara doa bersama dan syukuran digelar secara serentak pukul 19.00 WIB atau _ba’da_ salat Isya waktu setempat. Mengenai format acaranya, Eko menyerahkan kepada masing-masing relawan GUNTUR di daerah. “Acara apa, kita serahkan kepada masing-masing pengurus GUNTUR di daerah. Pastinya kita akan berdoa untuk kesehatan Pak Ganjar, mendoakan agar terpilih sebagai Presiden RI pada Pilpres 2024,” tuturnya.  (Red) Post Views: 117

Nasional

Mediapublik.co Jakara – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polhukam RI), Mahfud MD, resmi ditunjuk mendampingi calon presiden dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, pada Pilpres 2024. Penunjukkan itu disampaikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnputri, dan disaksikan sejumlah ketua umum partai koalisi di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Jakarta Pusat, Rabu (18/10). “Hari ini, hari Rabu tanggal 18 Oktober 2023, saya dengan mantap, saya telah mengambil keputusan ke semuanya saya tujukan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat, bangsa, dan negara,” terang Megawati. “Karena itulah dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim maka calon wakil presiden yang dipilih oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang akan mendampingi Bapak Ganjar Pranowo adalah Bapak Prof Dr Mahfud Md,” tegasnya. Deklarasi cawapres Mahfud MD disambut baik oleh banyak pihak. Ketua Umum Relawan Mahfud MD (Relawan MMD), Mohammad Supriyadi, menyebut penunjukan Mahfud MD sebagai cawapres Ganjar Pranowo telah menandakan kemenangan bukan hanya pada hajatan Pilpres, tapi juga kemenangan untuk bangsa. “Sejak awal kami komitmen dan mendorong Pak Mahfud sebagai pasangan ideal dan paripurna dari Pak Ganjar. Duet ini sekaligus menandai munculnya pasangan bintang yang tidak hanya bertabur prestasi, tetapi juga dikenal tegas, jujur, dan bersih,” terang Supriyadi. “Rekam jejak yang lengkap dan bersih dari Pak Mahfud tentu…