Internasional

Indonesia dan Malaysia Jalin Kerja Sama Pengakuan Sertifikat Halal

201
×

Indonesia dan Malaysia Jalin Kerja Sama Pengakuan Sertifikat Halal

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto : Presiden jokowi Didampingi Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Menyerahkan Kerjasama Pengakuan Sertifikat Halal, (Jum'at, 9/6/2023)

MediaPublik.co, Putrajaya | Indonesia dan Malaysia secara resmi menjalin kerja sama pengakuan sertifikat halal.

Sinergi G-to-G tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Malaysia tentang saling pengakuan sertifikat halal bagi produk domestik.

Baca Juga : Rekor Muri, Partisipasi BPN Banten Ikut Pesta Cukur Rambut Gratis se-Indonesia

Penandatanganan dilaksanakan dalam rangkaian pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim yang membahas sejumlah kerja sama antara Indonesia dan Malaysia di berbagai bidang.

Penandatanganan MoC ini digelar di kediaman resmi PM Malaysia, di Seri Perdana, Putrajaya, Malaysia, Kamis (08/06/2023).

Hadir menandatangani MoC saling pengakuan sertifikat produk halal Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Muhammad Aqil Irham dan Direktur Jenderal Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) Datuk Hajah Hakimah Binti Mohd Yusoff, disaksikan oleh Presiden Jokowi dan PM Malaysia Anwar Ibrahim.

“Alhamdulillah, pada hari ini, bertepatan dengan Kunjungan Kerja Bapak Presiden Jokowi ke Malaysia, Pemerintah Indonesia dan Malaysia secara resmi menandatangani kerja sama pengakuan sertifikat halal”, kata Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham usai melakukan penandatanganan MoC di Putrajaya Malaysia.

Ini Juga : Bupati Zaki Dampingi Wamentan RI Kunjungi Puskagro Tangerang

“Ini merupakan satu langkah maju kita dalam rangka memajukan kerjasama bilateral kedua negara untuk mendorong peningkatan perdagangan produk halal sehingga implikasi nilai ekonomi produk halal kita bagi perekonomian bangsa lebih meningkat”, imbuh Aqil menjelaskan.

Dengan adanya MoC tersebut, maka kedua negara melalui BPJPH dan JAKIM bersepakat untuk mendorong dan mempromosikan kerja sama teknis.

Dalam prosedur penilaian kesesuaian, akreditasi halal, spesifikasi standar dan peraturan teknis untuk penerbitan sertifikat halal. Juga, saling pengakuan sertifikat halal yang dikeluarkan oleh BPJPH dan JAKIM untuk produk dalam negeri yang diekspor antara kedua negara.

“Saling keberterimaan sertifikat halal ini diharapkan juga akan mempermudah aktivitas kerja sama perdagangan, yang dengan itu meningkatkan volume dan nilai perdagangan produk halal kita,” lanjut Aqil.

Ini Juga : Kejaksaan RI MoU Bersama Universitas Brawijaya

Selain itu, kerja sama juga dilakukan dalam pertukaran pengalaman dan pengetahuan di bidang teknologi, sumber daya manusia, sarana prasarana, dan penelitian dan pengembangan (litbang), yang berkaitan dengan sertifikasi halal.

“Kita juga akan melakukan kerjasama sertifikasi halal pada bidang lainnya yang akan disepakati bersama oleh kedua pihak,” papar Aqil.

Disampaikan Aqil, pemerintah Indonesia melalui BPJPH terus mendukung penguatan kerja sama produk halal di tingkat global.

Sebab, pemerintah RI memiliki cita-cita untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produsen produk halal nomor satu di Dunia. Untuk mewujudkan cita-cita itu, diperlukan kerja sama dan sinergi JPH di antara seluruh stakeholders di tingkat global.

“Kesepakatan-kesepakatan penting di dalam MoC ini akan memperkuat sinergi yang telah terjalin, memperkuat ekosistem halal yang dengan itu kita dapat menjadi pemain penting dalam industri dan pasar global produk halal,” ungkap Aqil.

Baca Ini : Menkumham Terus Tingkatkan Pengelolaan SDM Pelayan Masyarakat, Begini Caranya

“Dan tentu ini kita laksanakan dengan senantiasa tunduk dan patuh terhadap regulasi dan kebijakan nasional yang berlaku,” kata Aqil menambahkan.

Hadir sebagai Delegasi Indonesia di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum,dan Keamanan Mahfud Md, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Turut hadir pula, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH) Kementerian Agama Muhammad Aqil Irham, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Hermono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Internasional

MediaPublik.co, Malaysia | Yonif 328/Dirgahayu naik podium pada world ranking event orienteering Malaysia MYO Asia cup 2023 di Putrajaya Malaysia pada minggu, 19/11/23. Pada event ini yonif 328/dirgahayu mengirimkan 5 prajurit Atlet orienteering terbaik yang di miliki satuan yonif 328/Dirgahayu diantaranya, serda Halimi, kopda Asep Sumardi, praka M Soleh, Pratu Rizki fernando Pardede dan Prada Bimbim setiawan. Baca Juga : Indonesia dan Malaysia Jalin Kerja Sama Pengakuan Sertifikat Halal Perlombaan berlangsung selama 2 hari mulai dari tanggal 18-19 November 2023, Dengan Hasil sebagai berikut : 1. Kategori world ranking event – peringkat (4) Indonesia/ kopda Asep Sumardi ( yonif 328) 2. Kategori Asean Ranking event – peringkat (1) Indonesia/Kopda Asep Sumardi (yonif 328) 3. Kategori Middle Distance U20 – peringkat (2) Indonesia/Prada Bimbim Setiawan (Yonif 328) 4. Kategori Middle Distance U21 – peringkat (4) Indonesia/ kopda Asep Sumardi (yonif328) – peringkat (10) Indonésia/Praka M Soleh (yonif 328) – peringkat (14) Indonésia/Pratu Rizki Pardede (yonif328) 5. Kategori Middle Distance U35 – peringkat (1) Indonesia/Serda Halimi (yonif 328). Orienteering merupakan kecabangan olahraga yang memadukan kecepatan, kekuatan daya tahan dan konsentrasi yang tinggi dalam bernavigasi. Menggunakan peta dan kompas, Yonif 328/Dirgahayu telah membuktikan kemampuan prajuritnya mampu bersaing dengan peserta yang lain dari beberapa negara…

Nasional

Mediapublik.co kediri-Ketua Departemen Pendidikan Yayasan Pendidikan Shiddiqiyyah Indonesia mengingatkan bahwa saat ini pendidikan cinta tanah air Indonesia sangatlah diperlukan. Terlebih mengingat perlunya kewaspadaan terkiat ancaman ketegangan hubungan panas dingin Amerika China. Hal ini disampaikan seiring Tasyakkuran Hari Ulang Tahun Bustan Tsamrotul Qolbissalim Shiddiqiyyah (BTQ) Se- Indonesia Ke-14. Lembaga pendidikan anak usia dini hari ini. Sabtu, 28 Robi’ul Awwal 1445 H (14/10/2023). “Melihat kondisi Indonesia ditengah arus globalisasi dan dunia diambang ancaman perang, kami melihat pendidikan bela bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini sangat penting. Dan pendidikan bela bangsa dan negara ini kuncinya ada pada pendidikan cinta tanah air Indonesia. Maka pendidikan cinta tanah air harus masif dan meluas,”ujar Kus Hartono Ketua Departemen Pendidikan BTQ Indonesia,” Sabtu (14/10/2023). Kushartono menambahkan Lembaga Ketahanan Nasional telah mengingatkan perlunya kewaspadaan meletusnya ketegangan Amerika China. “Mengutip keterangan Gubernur Lemhanas Pak Andi Wijayanto dia mengatakan bahwa kemungkinan akan meletus perang Amerika China pada tahun 2037. Indonesia harus waspada maka menurut kami sangat penting membekali anak-anak kita dengan pendidikan cinta tanah air Indonesia dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Kus Hartono. Menurutnya saat ini pendidikan BTQ memang sudah berdiri hampir disebagian besar wilayah Indonesia meski demikian diberharap pendidikan yang mengedepankan cinta tanah air Indonesia ini…

Megapolitan

MediaPublik.co, Banten | Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah Provinsi Banten, Ombudsman Republik Indonesia melakukan penandatanganan naskah kerja sama dengan 9 Pemerintah Daerah dan 1 perguruan tinggi di Provinsi Banten. Kegiatan ini dilakukan pada hari Selasa, 25 Juli 2023, bertempat di Kantor Ombudsman RI, Jakarta. Pemerintah Daerah yang memberikan komitmennya untuk peningkatan kualitas pelayanan publik adalah Pemprov Banten, Pemkot Serang, Pemkot Cilegon, Pemkot Tangerang, Pemkot Tangerang Selatan, Pemkab Serang, Pemkab Lebak, Pemkab Pandeglang, Pemkab Tangerang. Kemudian terjalin juga komitmen dari perguruan tinggi Universitas Serang Raya. Para perwakilan Pemerintah Daerah dari 9 kabupaten/kota di Provinsi Banten ini menandakan keseriusan dan komitmen dalam menjalin kerja sama dengan Ombudsman RI. Pemerintah Daerah menyadari bahwa partisipasi aktif dalam kerja sama ini merupakan langkah maju untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Baca Juga : Ombudsman Banten Kembali Lakukan Penilaian Pelayanan Publik Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih; Plh. Sekretaris Jenderal Ombudsman RI, Marsetiono; Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten, Fadli Afriadi; Pj. Gubenur Banten, Al Muktabar; Wali Kota Serang, Syafrudin; Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian; Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah; Bupati Pandeglang, Irna Narulita; Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan; Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin; Sekretaris…

Internasional

MediaPublik.co, Jakarta 21 Juli 2023 PT Azaki Food Internasional kembali lepas ekspor perdana Tempe Azaki sebanyak 1,92 Ton ke negara tujuan Amerika Serikat (AS). Amerika Serikat adalah negara tujuan ekspor Tempe Azaki yang ke empat setelah sejak tahun 2021 ekspor ke Jepang, Korea Selatan dan Taiwan. Baca Juga : Kajari Jakbar Resmikan Rumah RJ di RPTRA Direktur PT Azaki Food Internasional atau lebih dikenal Rumah Tempe Azaki Bogor, Cucup Ruhiyat menuturkan, ekspor tempe ke AS adalah pencapaian yang luar biasa dan membanggakan mengingat proses yang tidak mudah dengan waktu yang cukup panjang. Ekspor perdana tempe azaki ini adalah kerjasama antara PT Azaki Food Internasional dengan Jans Enterprises Corp, perusahaan makanan minuman yang berdomisili di Los Angeles California Amerika Serikat. Umur simpan atau self life tempe beku yang mencapai 13 bulan memungkinkan tempe aman menempuh perjalanan laut selama lebih dari satu bulan. “Bersyukur hari ini bisa terealisasi ekspor perdana tempe azaki ke Amerika Serikat, perjalanan yang cukup panjang tepatnya hampir tujuh bulan prosesnya sejak kontak pertama di bulan Desember tahun lalu. Kerja keras dan pengalaman ekspor sebelumnya membuat kita sanggup memenuhi seluruh persyaratan yang cukup sulit. Dengan pencapaian ini membuat saya semakin yakin bahwa tempe azaki bisa saya bawa untuk dapat diterima…