Hukum dan Kriminal

Kidung Tirto Puji Sikap Humanis Kapolda Lampung Usut Kematian Siswa SPN Kemiling

54
×

Kidung Tirto Puji Sikap Humanis Kapolda Lampung Usut Kematian Siswa SPN Kemiling

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto : Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika yang segera membentuk Tim Khusus dan melibatkan pihak eksternal dalam mengusutan kematian siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling, Kamis (24/8/2023)

Mediapublik.co JAKARTA – Budayawan Kidung Tirto Suryo Kusumo memuji langkah Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika yang segera membentuk Tim Khusus dan melibatkan pihak eksternal dalam mengusutan kematian siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling Lampung.

Menurut Kidung Tirto, sikap terbuka Kapolda Lampung dalam penyelidikan kasus tersebut merupakan langkah tepat guna memberikan rasa keadilan dan menghindari kecurigaan publik akibat distorsi informasi di era digital yang serba terbuka saat ini.

“Langkah Kapolda Lampung membentuk Timsus dan melibatkan pihak eksternal, termasuk Kompolnas, menunjukkan bahwa Polda Lampung justru ingin kasus itu dibuka ke publik. Sikap ini sejalan dengan harapan masyarakat dan program PRESISI dari Kapolri,” ujarnya, Kamis (24/8/2023).

Kidung Tirto menilai sikap Irjen Helmy Santika itu menunjukkan karakter pribadinya yang humanis dan transparan. “Sikap seperti ini tidak bisa dipaksakan atau dibuat-buat, tetapi muncul secara alami sesuai suara hati nurani. Sikap seperti ini patut kita apresiasi dan dukung,” ungkap spiritualis asal Gunung Lawu ini.

Apresiasi Kompolnas

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto juga menyampaikan apresiasi langkah yang dilakukan Kapolda Lampung dalam menyikapi peristiwa meninggalnya siswa SPN Kemiling bernama Advent Pratama Telaumbauna.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Polda Lampung khususnya instruksi oleh Kapolda Lampung agar permasalahan tersebut dapat diteliti dengan cermat, sserta mengajak stakeholder terkait dalam hal ini pihak eksternal untuk turut serta melakukan pengawasan serta penyelidikan hingga kasus ini dapat selesai,” kata Komisioner Kompolnas Benny Mamoto di Mapolda Lampung, Rabu (23/8/2023).

Menurut Benny, pihaknya sudah mengikuti proses penyelidikan dengan ikut datang ke tempat kejadian perkara (TKP).untuk menyaksikan rekonstruksi dan pendalaman dengan saksi-saksi. Dia mengakui kasus kematian Advent Pratama menjadi salah satu perhatian dari Kompolnas.

Sebelumnya Kapolda Lampung menyatakan pihaknya membuka ruang kepada pihak eksternal, seperti Kompolnas, Ombudsman RI, Ikatan Dokter Indonesia dan Ikatan Dokter Forensik Indonesia dalam penyelidikan meninggalnya Advent Pratama.

Hal itu bertujuan agar kasus tersebut dapat ditangani secara lebih profesional, objektik, komprehensif, akuntabel dan transparan. “Keterlibatan pihak eksternal diharapkan bisa membantu timsus yang diketuai Wakapolda dan harapannya peristiwa meninggalnya Advent Pratama tertangani dengan lebih komprehensif dan transparan,” kata Kapolda.

Kapolda Lampung sebelumnya telah membentuk tim khusus yang diketuai Wakapolda Lampung Brigjen Pol Dr. Umar Effendi SIK MSi untuk menyelidiki dan mendalami penyebabnya dan mendalami penyebabnya penyebab meninggalnya siswa SPN.

“Mudah-mudahan tim segera bisa bekerja dan berkoordinasi dengan cepat karena masyarakat dan pihak keluarga menunggu hasilnya,” kata Helmy Santika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Mediapublik.co LAMPUNG – Kapolda Lampung Inspektur Jenderal (Irjen) Helmy Santika meninjau pengamanan malam Imlek di sejumlah vihara di Bandar Lampung. Peninjauan tersebut difokuskan pada persiapan pengamanan pada Hari Raya Imlek yang jatuh pada Sabtu (10/2/2024). Sejumlah vihara yang dikunjungi yakni Vihara Thay Hin Bio, Vihara Amurwa Bhumi Graha dan Vihara Bodhisattva yang berada di Teluk Betung Selatan. Dalam kunjungannya yang didampingi Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar (Kombes) Abdul Waras itu, Kapolda mengecek persiapan personel untuk pengamanan Imlek. Persiapan pengamanan ini dilakukan agar warga keturunan Tionghoa bisa menjalankan ibadahnya dengan khusyuk dan aman ketika merayakan Tahun Baru China nanti. “Malam ini kita lakukan pengecekan persiapan pengamanan. Ini agar pengamanan saat prosesi ibadah esok bisa berjalan tanpa gangguan kamtibmas,” kata Helmy usai kunjungannya, Jumat (9/2/2024) malam. Helmy mengatakan Provinsi Lampung adalah provinsi yang sangat beragam suku dan agama. Dan semua pemeluk agama dijamin kebebasannya menjalankan ibadah menurut agamanya masing-masing sesuai Undang-Undang. “Kerukunan umat beragama di Bandar Lampung sangat tinggi, dan ini bentuk nyata kita menolak tegas aksi-aksi intoleransi,” kata Helmy. (Nanang) Post Views: 3,701

Daerah

Mediapublik.co Lampung – Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helmy Santika, menyoroti akan tingginya potensi kerawanan dalam pelaksanaan Pemilu di provinsi Lampung. Faktor seperti letak geografis, terutama di pesisir barat (Lampung Barat, Lampung Utara), hingga kabupaten dengan pulau atau perairan seperti Lampung Selatan, Pesawaran, Tulang Bawang, dan Mesuji, menjadi tantangan utama. Selain itu, Kapolda mencatat adanya indikasi penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat mengganggu kondusifitas Pemilu. “‘Kami menyadari potensi tinggi kerawanan pelaksanaan Pemilu di Lampung, terutama terkait letak geografis yang menantang dan adanya indikasi penyebaran berita bohong,” ujar Helmy. Untuk mengatasi risiko tersebut, anggota yang ditugaskan telah dipersiapkan dengan perlengkapan yang memadai. Polda Lampung juga membentuk tim siber troop yang terus memonitor perkembangan informasi di dunia maya untuk menghadapi tantangan informasi palsu. “Dukungan masyarakat sangat kami harapkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga Pemilu dapat berjalan aman, damai, dan sesuai harapan, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk proses demokratis,” tegasnya. Kapolda Lampung berharap dukungan semua pihak, khususnya masyarakat Lampung, dalam menjaga keamanan dan ketertiban sehingga penyelenggaraan Pemilu dapat berjalan aman, damai, lancar, dan sesuai harapan. (Dede) Post Views: 1,397

Nasional

Mediapublik.co LAMPUNG – Puluhan anggota Brimob Batalyon C Lampung Utara akan disebar untuk membantu pengamanan Pemilu 2024 di 3 Kabupaten. Kapolda Lampung Inspektur Jenderal (Irjen) Helmy Santika mengatakan puluhan personel Brimob ini telah disiagakan untuk pengamanan pada saat proses pemungutan suara 14 Februari 2024 besok. “Diharapkan tahapan pemungutan suara dapat berjalan lancar, tertib dan damai,” kata Kapolda saat apel kesiapsiagaan di Lampung Utara, Kamis (8/2/2024). Helmy mengatakan kekuatan Brimob di Lampung Utara sebanyak 77 orang personel yang akan diperbantukan ke tiga kecamatan. Rinciannya, 25 orang di Lampung Utara, 29 orang di Lampung Barat, dan 23 orang di Pesisir Barat. Para personel ini dilengkapi dengan perlengkapan perorangan dan kendaraan operasional taktis (rantis) yang dapat dimanfaatkan dlm penanganan kondisi tertentu. Diantaranya, Rantis alsus PHH, AWC water canon,  R2, Bis, APC Mulri fungsi, water treatment (penjernih air) dan kendaraan perbekalan umum. “Saat pemungutan suara pada 14 Februari 2024, akan juga ada bantuan kekuatan sebanyak 40 personel Brimob dari Satbrimobda Lampung,” kata Helmy. “Kita semua berharap dengan kesiapsiagaan kita semua tugas yang menjadi tanggung jawab bisa dilaksanakan dengan baik,” imbuhnya. (Nanang) Post Views: 1,398

Megapolitan

Mediapublik.co LAMPUNG — Kapolda Lampung Inspektur Jenderal (Irjen) Helmy Santika menegaskan tidak ada pandang bulu dalam penindakan pelanggaran lalu lintas. Bahkan dia menyebut jika pelanggaran lalu lintas dilakukan oleh pimpinan, anggota harus berani memberikan tilang. Helmy menuturkan, tidak ada “diskon” bagi pelanggar lalu lintas, untuk kalangan Kepolisian itu sendiri. “Tidak ada tebang pilih, jangan sampai ada tebang pilih terutama anggota yang melanggar,” kata Helmy usai acara Analisa dan Evaluasi Tahunan Polda Lampung, Kamis (25/1/2024) siang. Menurutnya, anggota Polri yang melanggar lalu lintas patut diberikan surat tilang sesuai dengan perundang-undangan, baik itu sedang dalam pelaksanaan tugas maupun saat sedang tidak berdinas. “Bahkan, kalau saya (kapolda) melanggar, silahkan tegur, diingatkan, bila perlu ditilang,” kata Kapolda. Kemudian hal lain yang tidak kalah penting yakni penggunaan knalpot brong (racing). Menurutnya, tidak sepatutnya anggota memasang knalpot brong itu dikendaraan pribadi. Helmy mengatakan, anggota Polri harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. “Oknum anggota yang mengendarai atau memasang knalpot brong akan ditilang,serta tindakan Disiplin.” Tegas Helmy. (Red) Post Views: 3,702