Hukum dan Kriminal

Legislator PKB Dukung Proses Hukum Pelecehan Seksual Miss Universe Indonesia 2023

67
×

Legislator PKB Dukung Proses Hukum Pelecehan Seksual Miss Universe Indonesia 2023

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto; Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq, Rabu (09/08/2023).

Mediapublik.co Jakarta-Heboh dugaan pelecehan seksual yang terjadi di ajang Miss Universe Indonesia 2023 memantik kritik dari Parlemen. Bahkan Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq mendorong kepolisian untuk mengusut tuntas dan memproses hukum terhadap semua pelaku yang terlibat.

“Saya mendukung kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya untuk melakukan proses hukum kepada semua yang diduga terlibat telah melakukan pelecehan terhadap para peserta. Kasus ini bila benar terbukti nantinya maka benar-benar memalukan,” ujar Kiai Maman Imanuhaq kepada wartawan usai mengisi Pengajian Persaudaraan Istri Anggota (PIA) DPR RI di Masjid Baiturrahman Kompleks DPR RI, Jakarta Selatan, Rabu (9/8).

Pengasuh Ponpes Al Mizan Jatiwangi itu pun menyayangkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh beberapa oknum panitia yang dinilainya telah merendahkan harkat dan martabat kaum perempuan. Apalagi dari pemberitaan, dugaan pelecehan pada proses body checking itu dilakukan di tempat terbuka dan disaksikan beberapa pria, bahkan para peserta difoto dengan kondisi tanpa busana.

Kiai Maman pun menjelaskan bagaimana agama begitu memuliakan perempuan. Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB itu pun mengutip hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Asakir, “tidaklah memuliakan wanita kecuali orang yang mulia, dan tidaklah menghinakan wanita kecuali orang yang hina.”

Buntut terkuaknya kasus ini pun dinilai Kiai Maman telah mencoreng nama baik ajang bergengsi yang telah bertahun-tahun digelar dan memunculkan nama-nama publik figur perempuan di Tanah Air.

“Sepatutnya ajang Miss Universe Indonesia ini memberikan edukasi kepada publik khususnya kaum perempuan. Tidak hanya soal kecantikan, ajang ini juga harusnya tempat adu gagasan dan adu kecerdasan dalam membangun Indonesia,” kata Kiai Maman menambahkan.

(David/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Mediapublik.co Jakarta – Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait, pagi tadi, Sabtu (26/8), mengembuskan napas terakhirnya di RS Polri Said Sukanto, Jakarta. Kepergian sosok yang dianggap banyak kalangan sebagai pejuang pemenuhan hak dan pelindungan anak ini menuai duka kehilangan dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq. “Kita kehilangan sosok dan tokoh yang terus berada di garis terdepan pelindungan anak-anak Indonesia. Sepanjang hidupnya, beliau abdikan diri untuk memastikan hak anak-anak Indonesia terpenuhi,” ujar Kiai Mamam Imanulhaq kepada wartawan, Sabtu (26/8). Dalam perjalanan hidup Arist, imbuh Kiai Maman, Arist bahkan kerap kerap membantu mengungkap kasus kejahatan yang berkaitan dengan anak. Ia pula tak pernah absen untuk membantu anak-anak yang tengah berhadapan dengan hukum. Di DPR misalnya khususnya pada Komisi VIII DPR RI, Arist banyak memberikan masukan bahkan kritik dan saran di parlemen dalam kasus-kasus yang melibatkan anak-anak. Meski kini Arist telah pergi, Kiai Maman berharap akan muncul pejuang atau tokoh pelindung anak lainnya yang meneruskan perjuangan, nilai, dan semangat Arist Merdeka Sirait Terakhir, tak lupa Pengasuh Ponpes Al Mizan Jatiwangi itu pula menyampaikan duka cita atas kepergian Arist Merdeka Sirait. “Sebagai pribadi dan Anggota Komisi VIII DPR RI saya menyampaikan…