Daerah

Pemda Bersama BPN Kabupaten Pandeglang Berkomitmen Untuk Mengamankan Kepemilikan Barang Milik Daerah

×

Pemda Bersama BPN Kabupaten Pandeglang Berkomitmen Untuk Mengamankan Kepemilikan Barang Milik Daerah

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto; Rapat mengamankan kepemilikan barang milik daerah khususnya berupa aset tanah yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Senin (10/07/2023).

Mediapublik.co Pandeglang – Pemerintah Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pandeglang berkomitmen untuk mengamankan kepemilikan barang milik daerah khususnya berupa aset tanah yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Dr. Suraji, S.H., M.M., M.Kn.

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Pandeglang melalui Bidang Aset yang menjadi leading sektor dalam hal sertifikasi tanah menghadiri undangan dari Badan Pertanahan Kabupaten Pandeglang terkait persertifikatan barang milik daerah.

“Itu tanah-tanah Pemda yang belum bersertifikat insya Allah kita akan ajukan baik melalui PTSL dan yang rutin,”

Hal demikian di sampaikan Andri Eka Permana selaku Kepala Bidang Aset pada BKAD Kabuapten Pandeglang kepada mediapublik.co, pada Senin (10/7/2023).

Selanjutnya Andri mengatakan rapat juga dihadiri oleh BKAD Provinsi Banten karena Provinsi juga punya aset-aset yang ada di Kabupaten/Kota. Memang arahan dari pusat bahwa kita harus bersinergi untuk pengamanan aset baik itu BMN dan BMD.

“Ya rencana tahun ini kita akan mensertifikat sekitar 105 bidang yang akan kita ajukan untuk persertifikatan baik itu melalui PTSL ataupun rutin. Dan mudah-mudahan target kita bisa tercapai,” tandas nya.

“Dan mudah-mudahan dalam pelaksanaannya itu bisa lancar ya maksudnya dalam artian secara administrasi kita lengkap dan secara di lapangan tidak ada masalah,” tandas nya.

Harapannya Pemerintah Daerah mudah-mudahan untuk progres terutama yang ditargetkan di tahun ini bisa tercapai, 105 bidang itu bisa tersertifikatkan. “Dan mungkin kedepan juga mudah-mudahan bisa lebih banyak lagi yang bisa di sertifikatkan,” pungkas nya.