Internasional

Pendeta Gereja di Afrika Guncang Dunia, Ajak 1000 Jemaahnya Masuk Islam

97
×

Pendeta Gereja di Afrika Guncang Dunia, Ajak 1000 Jemaahnya Masuk Islam

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto; Ibrahim Richmond,Mantan Pendeta Asal Afrika Selatan.

Mediapublik.co Afrika Selatan – Ibrahim Richmond,seorang mantan pendeta terkenal di Afrika Selatan, baru-baru ini memeluk agama Islam setelah mendapatkan mimpi yang mengguncang hidupnya. Keputusan ini diambil oleh Richmond lebih dari dua bulan yang lalu, dan sejak itu dia telah menjadi seorang Muslim yang taat.

Setelah memeluk Islam, Richmond tidak hanya merasakan perubahan dalam dirinya sendiri, tetapi dia juga berkomitmen untuk membimbing dan memimpin orang lain menuju agama baru ini. Dengan semangat yang tulus, dia berhasil mengajak ribuan umat Kristen dari gerejanya untuk memeluk Islam.

Perjuangan dan dedikasi Ibrahim Richmond dalam menyebarkan pesan kebaikan dan kedamaian melalui agama Islam mendapatkan pengakuan dari berbagai komunitas Muslim di seluruh dunia. Sebagai penghargaan atas upayanya, dia mendapatkan undangan langka untuk menjalankan ibadah haji sebagai tamu dalam Program Raja Salman Haji, yang merupakan program yang diselenggarakan untuk menyambut para peziarah dari berbagai negara.

“Ibadah haji sebagai tamu dalam Program Raja Salman Haji adalah kehormatan yang luar biasa bagi saya. Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini dan berharap dapat terus menemukan kedamaian dan kebahagiaan dalam agama Islam,” ujar Richmond dengan rendah hati.

Perjalanan ibadah haji ini diharapkan memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi Richmond, memperkuat keimanan dan pemahamannya tentang agama Islam. Selama melaksanakan ibadah haji, dia akan bersama dengan jutaan umat Muslim dari seluruh dunia yang berkumpul dalam pengabdian mereka kepada Allah Azza Wa Jalla.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Internasional

Mediapublik.co Makkah – Salah satu petugas rawat inap KKHI Madinah tahun 2023, Maulia Dewi mengatakan menjadi Petugas Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH) bidang kesehatan dan bisa merawat jemaah haji adalah pencapaian karier tertingginya. Saat melayani tamu Allah di Arab Saudi inilah merupakan mental, kompetensi, dan semangat juang kita yang diuji. “Saya sudah berkarier sebagai perawat selama 18 tahun, dan saat inilah pencapaian karier tertinggi saya dengan merawat tamu-tamu Allah SWT,” tuturnya,Saat cerita kepada awak media pada minggu (30/07/2023). Mia berkesempatan menjadi PPIH bidang kesehatan yang bertugas di KKHI Madinah di tahun ini setelah melalui beberapa tahap seleksi. Sehari-hari ia bekerja sebagai perawat di RSUP Husein Palembang. Saat bertugas menjadi perawat di KKHI Madinah kali ini mengaku mendapatkan banyak sekali pengalaman yang menarik. Salah satu yang menarik bahwa dapat bertemu dengan jemaah dari Sabang sampai Merauke dan saat berkomunikasi dengan jemaah haji yang dirawatnya, ia mendapati adanya hubungan pertemanan hingga persaudaraan yang sama. “Bertugas di sini saya bisa bertemu dengan bermacam-macam jemaah yang berasal dari Sabang sampai Merauke. Menariknya saat berkomunikasi ternyata dia temannya teman saya dan ada juga yang masih ada hubungan famili dengan saya walaupun sebelumnya belum pernah bertemu,” jelasnya. Walaupun bertugas merawat jemaah haji yang berasal dari seluruh penjuru…

Daerah

MediaPublik.co Mekah – Cuaca di Arab Saudi yang panas mencapai 40 derajat celcius lebih memicu kelelahan jemaah saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Hal ini menjadi salah satu faktor pendorong merebaknya penyakit batuk dan pilek yang menerpa jemaah haji Indonesia tahun 2023 ini. Anggota Komisi IX DPR RI yang ikut dalam Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Hasnah Syam menghimbau jamaah haji Indonesia agar memakai masker terutama yang terserang batuk dan pilek. Sementara yang masih sehat juga lebih baik memakai masker demi menghindari terjadinya penularan yang meluas. “Sebagian besar jemaah haji kita terserang penyakit batuk dan pilek bahkan dari sebelum puncak haji Armuzna. Hal ini tentu harus diwaspadai tim petugas kesehatan haji agar kesehatan jemaah tidak memburuk serta bagaimana upaya menjaga kondisi kesehatan jemaah haji setelah Armuzna,” jelas Hasnah Syam saat di Madinah, Selasa pagi Waktu Arab Saudi (4/7/2023). Politisi Partai NasDem ini mengimbau jemaah haji tetap disiplin memakai masker untuk membatasi penularan virus yang menyebabkan batuk dan pilek tersebut. “Saya amati saat bertemu mereka di pemondokan banyak jemaah haji yang mengalami batuk pilek. Penyakit batuk pilek tersebut karena faktor cuaca dan kelelahan setelah melaksanakan puncak haji di Armuzna,” ujar Hasnah. Kondisi kelelahan menyebabkan kesehatan menurun, lanjut…