Nasional

Target PTSL Selesai 100% Sebagai Kado ke- 63 UUPA

120
×

Target PTSL Selesai 100% Sebagai Kado ke- 63 UUPA

Sebarkan artikel ini

Target PTSL Selesai 100% Sebagai Kado ke- 63 UUPA

Mediapublik.co,Jakarta – Pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2023, telah Selesai 100 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 300 bidang diantaranya 299 bidang di Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Dr. Sigit Santosa kepada wartawan pada hari Rabu, 27 September 2023.

“Target tersebut berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari satu semester,”ujar Sigit

Lebih lanjut kata Sigit, target PTSL 300 bidang ini difokuskan di wilayah Petamburan. Karena di wilayah tersebut terdapat SK Gubernur rencana pembangunan Sarusun tahun 1993 yang berisi tentang larangan penerbitan sertipikat di wilayah tersebut.

“Setelah berkoordinasi secara intensif bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pada akhirnya Desember 2021 terbitlah Keputusan Gubernur 1596 Tahun 2021 yang isinya mencabut Kepgub 122 Tahun 1997. Sehingga kita baru bisa mulai proses sertipikasi tanah dilokasi bidang tanah yang terdampak SK gubernur tersebut,”jelas Sigit.

Sigit menambahkan, bahwa program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2023 di Kelurahan Petamburan telah selesai 100 persen. Dimana kata Sigit, dari target yang ditetapkan ini berkat Kerjasama antara Pemkot Jakarta Pusat, pihak Kelurahan Petamburan dan Masyarakat petamburan.

“Proses sertipikasi di wilayah Petamburan pasca terbitnya Pergub 1596, sudah dilaksanakan sejak tahun 2021 sejumlah 463, tahun 2022 sejumlah 589 hingga tahun 2023 sejumlah 299 bidang. Program sertipikasi yang telah dijalankan di Petamburan telah memberikan dampak yang positif bagi Masyarakat,” beber Sigit.

Berdasarkan obrolan dengan masyarakat, kata Sigit, situasi Petamburan sebelum terlaksananya sertipikasi tidak ada kepastian kepemilikan tanah, Masyarakat cemas akan digusur. Dari sisi ekonomi juga banyak yang kesulitan modal.

“Hasil penelitian dari Tim Penanganan Akses Reforma Agraria Jakarta Pusat tahun 2022, setelah dilaksanakan sertipikasi tanah, perekonomian Masyarakat terus berkembang dimana dapat dilihat dari pinjaman ke bank dengan mengagunkan sertipikat berkisar antara 50-100 juta selama 3-5 tahun. Pinjaman tersebut digunakan untuk membangun kos-kosan, permodalan warung kelontong, konveksi dan usaha warung makan rumahan,”terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banten

Mediapublik.co, Serang – Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) Republik Indonesia Hadi Tjahjanto didampingi Pj Gubernur Banten Al Muktabar serahkan sertipikat tanah di Desa Grogol Indah Kecamatan Anyer Kabupaten Serang, pada Selasa (13/2/2024). Sertipikat melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun anggaran 2023 itu diserahkan langsung dengan mengunjungi rumah masyarakat peserta PTSL. Di lokasi ini diserahkan sebanyak 40 (empat puluh) sertipikat dengan rincian 10 (sepuluh) sertipikat diserahkan langsung ke rumah masing-masing dan pada titik kesepuluh dilakukan penyerahan sertipikat kepada 30 (tiga puluh) penerima. Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto mengatakan di wilayah Kabupaten Serang target sertipikatnya sebanyak 603 ribu sertipikat dan sudah selesai sebanyak 473 ribu sertifikat atau telah terealisasi sebesar 75 persen. Untuk target sertipikat PTSL tahun 2024 ini mendapatkan alokasi sebanyak 46 ribu sertipikat. “Kami harapkan di tahun 2025 sesuai dgn target itu semua bisa terdaftar,” ungkap Hadi Tjahjanto. Ditambahkan, selain masyarakat tidak kehilangan atas hak tanahnya, melalui penyerahan sertipikat atas program PTSL ini dapat digunakan untuk modal usaha seperti UMKM dan lain-lain sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. “Saya yakin ini bisa berhasil untuk kesejahteraan rakyat. Ini adalah suatu bukti memberikan sertifikat adalah mewujudkan keadilan sosial,” tambahnya. (Djael) Post Views: 584

News

Mediapublik.co, Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahanto melantik 10 (sepuluh) Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional pada Rabu (07/02/2024). Pelantikan ini berlangsung di Aula Prona, Kantor Kementerian ATR/BPN. “Terlebih dahulu saya ingin mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang baru saja dilantik, baik itu promosi maupun mutasi. Saya yakin bahwa pelantikan di awal tahun 2024 ini dapat memberikan dampak positif dalam rangka kesinambungan organisasi serta penerapan sistem merit yang diharapkan mampu membawa Kementerian ATR/BPN untuk menjadi lebih profesional,” kata Menteri ATR/Kepala BPN dalam sambutannya. Dalam kegiatan ini, dilantik tiga pejabat untuk mengisi posisi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di tingkat pusat. Di antaranya Direktur Landreform pada Direktorat Jenderal Penataan Agraria, Rudi Rubijaya; Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah pada Direktorat Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Ana Anida; dan Direktur Penatagunaan Tanah pada Direktorat Jenderal Penataan Agraria, Wartomo. Sementara, tujuh pejabat lainnya dilantik untuk mengisi posisi Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi. Adapun pejabat yang dilantik antara lain, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Yuniar Hikmat Ginanjar; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatra Selatan, Asnawati; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Riau, Nurhadi Putra; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kepulauan Riau, Sri…

Nasional

Mediapublik.co, Bandung – Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo menyerahkan sertipikat tanah hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu (03/02/2024). Dari total 3.000 sertipikat tanah yang diserahkan hari ini, sebanyak 10 sertipikat ia serahkan langsung kepada masyarakat penerima di Gelanggang Olahraga (GOR) Si Jalak Harupat. Dalam kesempatan tersebut, Joko Widodo menyatakan bahwa sertipikat tanah yang diterima adalah bukti hak atas tanah yang dimiliki, sehingga penting bagi masyarakat untuk menjaga sertipikat tanah dengan baik. “Tolong disimpan dengan baik. Disimpan enggak apa-apa, disekolahkan (diagunkan, red) juga enggak apa-apa,” ujar Joko Widodo usai menyerahkan sertipikat tanah secara langsung. Jika ingin memanfaatkan sertipikat tanah untuk agunan ke lembaga keuangan seperti bank, ia mengimbau untuk perlu dikalkulasi manfaatnya secara cermat. “Kalau memang ingin (mengajukan, red) agunan ke bank, harus tahu gunanya untuk apa, dikalkulasi betul. Gunakan semuanya untuk hal produktif, untuk modal usaha, untuk modal kerja, jangan digunakan untuk barang-barang yang konsumtif,” tegas Joko Widodo. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto yang mendampingi presiden dalam kegiatan ini berkata, dengan adanya sertipikat tanah berarti aset tanah yang dimiliki sudah sah di mata hukum. “Karena sudah punya sertipikat, jadinya terlindungi, juga mencegah untuk diserobot…

Banten

Mediapublik.co, Serang – Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Sudaryanto dan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyerahkan 70 sertipikat kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Lintas Sektor Tahun Anggaran 2023 di Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang, Banten, pada Rabu (31/01/2024). . Sudaryanto dan Ratu Tatu Chasanah didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Serang, Yayat Ahadiyat Awaludin menyerahkan sertipikat secara simbolis kepada 7 penerima sertipikat. . “Sertipikat ini merupakan Program Strategis Nasional yaitu PTSL dan Lintas Sektor dan disampaikan oleh Ibu Bupati program ini merupakan program unggulan dari pemerintah kita,” ujar Sudaryanto dalam sambutannya . Jumlah bidang di seluruh Indonesia ada 126 juta bidang, sebelum ada program PTSL dalam 1 tahun hanya dianggarkan sertipikasi untuk 500.000 bidang, setelah adanya program sertipikasi melalui PTSL kurang lebih 10 juta bidang tanah disertipikatkan setiap tahunnya, “Jika tidak ada program PTSL, 126 juta bidang tanah di Indonesia akan terdaftar dalam kurun waktu 100 tahun, namun dengan adanya PTSL insyaallah 2025 seluruh bidang tanah di Indonesia terdaftar termasuk di Provinsi Banten terdaftar semua,” ujarnya. . Sudaryanto menuturkan, jumlah bidang di Provinsi Banten kurang lebih 9.970.000 bidang dan sudah terdaftar 79 % nya sisanya 21 % akan disertipikasi…