Nasional

DPR RI Sebut Disdik Lebak Lamban Terapkan Disiplin Guru Premanisme

58
×

DPR RI Sebut Disdik Lebak Lamban Terapkan Disiplin Guru Premanisme

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto; Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi, Jumat (15/09/2023).

Mediapublik.co Banten – Insiden penganiyaan yang menimpa guru perempuan di SDN 1 Cempaka Warunggunung, Lebak Banten oleh ASN berinisial SO mendapat simpati dari Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi. Menurut Nur Purnamasidi pihak sekolah, bagian pengawasan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak harus bertindak tegas memberikan sanksi.

“Saya berharap minta pihak sekolah, pengawas sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak segera bertindak cepat dan tegas untuk memberikan sanksi atas tindakan tersebut. Sanksi itu sesuai dengan Pasal 39 UU No. 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen,’’ kata Politisi dari partai Golkar tersebut saat dihubungi lewat pesan WhatsAapnya, Jumat (15/9/2023)

Politisi asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur IV Jatim IV meliputi wilayah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Jember ini menjelaskan bahwa guru tenaga pendidik adalah gambaran nilai baik bagi peserta didik dan Masyarakat sekitarnya. Aksi yang baru-baru ini diperlihatkan oleh ASN berinisial SO wajah buruk bagi dunia Pendidikan’

“Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak tidak boleh hanya sekedar menununggu proses hukum, justru Dinas Pendidikan harus lebih dulu menerapkan sanksi tegas terhadap guru premanisme ini agar diberi sanksi yang berat. Tetapi apabila Dinas Pendidikan tidak memberikan sanksi terhadap guru premanisme ini, maka dampaknya Dinas Pendidikan melakukan pembiaran atau bisa dikategorikan melindungi perbuatan seorang guru yang memiliki moral criminal,’’ ucap Nur Purnamasidi.

Menurut Nur Purnamasidi, kasus kekerasan yang menimpa guru perempuan di SDN Cempaka 1 Warunggunung tidak bisa dibiarkan apapun alasannya. Kata Nur Purnamasaidi, pihak Dinas Pendidikan harus memecat statusnya.

“Pembiaran criminal guru akan menjadi efek buruk terhadap anak didik dan orang tua siswa alasannya contoh yang dilakukan oleh ASN berinisial SO yang saat ini melakukan aksi premanisme, maka harus diberikan sanksi berat atau pemecatan agar kejadian serupa tidak dilakukan oleh guru guru berikutnya,’’ jelas Nur Purnamasaidi dengan nada keras dalam sambungan WhatsAapnya.

Penjelasan anggota DPR RI diatas juga mendapat dukungan dari berbagai kalangan diantaranya, Anggota DPRD Lebak, Aktivis, Lembaga Matahukum yang mengecam keras Tindakan brutal guru tersebut.
Sebelumnya, seorang guru di SDN 1 Cempaka, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak bernama Siti Badriyah (37) tahun harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Misi Lebak. Badriah dilarikan ke RS Misi setelah mengalami pemukulan di pelipis mata oleh oknum ASN yang berinisial SO.

“Saya sendiri tidak mengetahui persis kesalahannya apa, tiba-tiba pada saat saya masuk ruangan guru dan mengambil mangkuk untuk tempat makan ketupat, tiba-tiba Pak Soleman mendorong dan meninju muka saya,’’ kata Siti Badriah saat bercerita di RS Misi Rangkasbitung, Rabu (12/9/2023)

Lebih lanjut, Badriah menceritakan bahwa pada saat kejadian pemukulan oleh SO di ruang guru tersebut tutut disaksikan juga oleh dua orang rekannya yaitu Tt dan Wh. Bahkan pada saat SO hendak melakukan pemukulan yang ketiga kalinya, Wh sempat memisahkannya.

“Setelah dipukul sekali, kemudian dagu saya diangkat dan ditampar oleh telapak tangganya pak SO. Kemudian, saya bertanya salah saya apa pak, dia kemudian akan melakukan pemukulan yang ketiga kalinya dan dipisahkan oleh Wh,’’ ucap Badriah yang kondisinya sedang berbaring di RS Misi.

Selain itu, kata Badriah, dia juga dituduh besekongkol dengan rekan guru lain yang beranama Fine dan Yuyun. Padahal, kata Badriah dia sama sekali tidak mengetahui dasar dan alas an apa Pak SO yang notabennya guru senior melakukan pemukulan terhadap dirinya di ruang guru.

“Dibilang sekongkol dengan Fine, Yuyun, itu setelah pemukulan yang dilakukan oleh Pak SO,’’ tutur Badriah.

Selanjutnya, Badriah dengan didampingi pihak Kepala Sekolah dari SDN 1 Cempaka melakukan pelaporan ke Polsek Warunggunung. Kemudian, pihak Polsek yang menangani penganiyaan tersebut melakukan koordiansi dengan penyidik Polres Lebak.

“Tadinya laporan ke Polsek Warunggunung, kemudian kasus tersebut diarahkan untuk ditangani oleh Polres Lebak. Harapannya kepolisian segera memproses kasus hukum penganiyaaan ini

(David)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum dan Kriminal

Mediapublik.co, Bandung – Jumlah korban tewas bertambah dalam kecelakaan antara Kereta Api Turangga PLB 65A dengan Kereta api Commuter Line Bandung 350 di KM 181+700 kawasan Haurpugur, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024). Kini, jumlah korban tewas menjadi tiga orang. Semua korban tewas telah dievakuasi ke Rumah Sakit Daerah Cicalengka. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Ibrahim Tompo mengatakan, tiga korban tewas adalah Julian Dwi Setiono, Ponisan, dan Andrian. ”Julian adalah masinis KA KRD Lokal Padalarang Cicalengka dan Ponisan sebagai asisten masinis KA KRD Lokal. Sementara Andrian sebagai pramugara KA Turangga,” kata Ibrahim, Jumat. Ia menuturkan, total 28 korban mengalami luka-luka dalam insiden ini. ”Semua korban tewas dan luka-luka telah dievakuasi ke RSUD Cicalengka,” ujarnya. Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan, enam fasilitas kesehatan telah disiapkan bagi puluhan korban luka akibat kecelakaan tersebut. Enam fasilitas kesehatan ini adalah RSUD Cicalengka, Puskesmas Cicalengka, Puskesmas Rancaekek, RS AMC, RS Harapan Keluarga, dan RS Kesehatan Kerja Jabar. Berdasarkan data Polda Jawa Barat, 28 korban luka-luka dan tiga korban tewas dalam peristiwa tersebut. ”Sebanyak 24 korban luka telah dievakuasi ke RSUD Cicalengka, sementara korban lainnya dievakuasi ke Puskesmas Cicalengka, dan RS Kesehatan Kerja,” tutur Bey. Ia menambahkan, proses evakuasi korban…

Daerah

MediaPublik.co, Lebak – Galian yang diduga ilegal di Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak ditutup paksa warga. Bukan tanpa sebab pasalnya galian tersebut sudah meresahkan masyarakat dan menyebabkan banyak sekali Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) di daerah tersebut. Namun pantauan awak media teropongistana.com galian tanah tersebut kini masih tetap bandel beroperasi, bekas ceceran tanah yang mengeras di jalan raya pun masih terlihat. Senin (01/01/2024). Dari video yang sebelumnya diterima oleh awak media yang berdurasi 24 detik menayangkan puluhan warga menutup akses jalan galian yang diduga ilegal tersebut. Tak hanya itu pengambil gambar juga menjelaskan bahwa 40 lebih kendaraan bermotor berjatuhan akibat jalan raya licin oleh tanah yang berceceran bercampur air hujan di kawasan tersebut. Video lainnya yang berdurasi 28 detik pun menayangkan korban luka-luka di bagian kepala dan lengan, akibat terjatuh dari kendaraan saat melintas di lokasi penambangan tanah ilegal tersebut. Sementara itu, Suparti pemilik galian saat dikonfirmasi terkait pertanggungjawaban kepada para korban hingga berita ini ditayangkan belum memberikan jawaban kepada wartawan. Di tempat lain, Ipda Aldika Sitorus ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya mengatakan, akan perintahkan anggotanya ke lokasi untuk monitor masalah ini. ” Terimakasih infonya, Nanti anggota saya suruh check kesana”. Singkatnya. (Angga R)  Post Views: 124

Hukum dan Kriminal

Mediapublik.co JAKARTA – Meski sempat dilakukan penyegelan oleh GAKUM Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) aktifitas pertambangan emas milik PT Samudra Banten Jaya (SBJ) tetap beroperasi. Lokasi tambang emas tersebut berada di Kampung Cikoneng, Desa Warung Banten, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. Hal tersebut kembali mengundang sorotan dari Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir, pihaknya sangat menyayangkan tindakan melawan hukum yang dilakukan manajemen PT SBJ yang telah melakukan pengerusakan terhadap segel yang dipasang oleh penyidik GAKUM KLHK. Seharusnya, kata Mukhsin perusahaan SBJ bisa sabar dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan. “Kan status hukumnya masih berlanjut ditangani oleh penyidik GAKUM KLHK. Harusnya perusahaan tambang emas PT SBJ bisa sabar, jangan ini malah melawan hukum. Saya meminta polisi untuk menangkap pihak PT SBJ yang merusak segel yang telah dipasang oleh GAKUM KLHK, ” kata Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir lewat pernyataanya, Senin (11/12/2023) Selain meminta Polisi untuk menangkap oknum yang merusak segel yang dipasang oleh GAKUM KLlHK. Matahukum juga menyebut adanya kelalaian dari penyidik GAKUM KLlHK terutama dalam segi pengawasan. Sebab, kata Mukhsin, pihak SBJ sangat bebas melakukan aktifitas dengan menerobos segel yang dipasang oleh GAKUM KLHK dengan cara merusak dan memasukinya. “Perusahaan tambang emas PT SBJ dengan bebasnya memasuki area yang telah disegel oleh GAKUM…

Daerah

  Pandeglang, – Anggota Komisi I DPR RI, Rizki Aulia Rahman Natakusumah, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pandeglang periode 2023-2027. Dalam acara Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) ke VII KONI Kabupaten Pandeglang, Sabtu (25/11/2023). Sebelum diamanatkan kepada Rizki Aulia Rahman Natakusumah, jabatan Ketua KONI Kabupaten Pandeglang diemban oleh Rizka Amalia Natakusumah, yang tak lain adalah kakaknya. Rizki menilai, jika selama ini proses pembinaan telah dilakukan dengan baik, hanya perlu diperbaiki agar menciptakan iklim olahraga di Pandeglang yang lebih baik. “Saya berharap, untuk kepengurusan KONI Kabupaten Pandeglang yang sekarang itu bisa aspiratif dan selaras untuk bisa bersemangat dalam hal menghidupkan olahraga,” tandas Rizki. “Jangan sampai semangat dari generasi muda dan masyarakatnya sudah ada, tetapi belum ada semangat dari pengurus KONI nya sendiri. Dan ini perlu kita tanamkan, dan perlu kita tanamkan lagi,” pungkasnya. Hadir dalam kegiatan Musorkab KONI Kabupaten Pandeglang, Ketua Umum KONI Provinsi Banten, Edi Aryadi, Ketua harian KONI Kabupaten Pandeglang, Pery Hasanudin, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Hasan Bisri, serta puluhan Ketua Pengcab se-Kabupaten Pandeglang. (Djael) Post Views: 106