Megapolitan

Dukung Kejagung, GMKI Kecam Upaya Corruptor Fight Back

33
×

Dukung Kejagung, GMKI Kecam Upaya Corruptor Fight Back

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto : Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) menyambangi Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Dr. Ketut Sumedana di ruang Press Room Gedung Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (14/11).

Mediaublik.co Jakarta – Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) menyambangi Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Dr. Ketut Sumedana di ruang Press Room Gedung Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (14/11).

Audiensi itu dalam rangka dukungan GMKI terhadap Kejaksaan Agung dalam menangani perkara-perkara korupsi di Indonesia.

Melalui audiensi ini, GMKI menyampaikan aspirasi-aspirasi mahasiswa khususnya terkait penegakan hukum mengenai tindak pidana korupsi.

Dalam kesempatan ini, GMKI menyampaikan dukungan terhadap kinerja Kejaksaan Agung yang telah menangani perkara korupsi dengan nilai kerugian mencapai Rp152 triliun. GMKI juga mengapresiasi Kejaksaan Agung sebagai aparat penegak hukum yang mendapatkan tingkat kepercayaan publik tertinggi yakni mencapai 81,2 persen.

“Kami GMKI berkomitmen untuk mendukung penuh dan membentengi setiap langkah yang dilakukan oleh Kejaksaan demi menegakkan proses penegakan hukum, terutama dalam menangani perkara-perkara korupsi di Indonesia,” ujar Pjs. Ketua Umum GMKI Epafras Tuidano.

Selain itu, GMKI menyampaikan terkait persoalan yang sedang terjadi terhadap hukum nasional. Salah satunya yaitu mengenai upaya pelemahan terhadap penegak hukum yang dilakukan oleh beberapa oknum atau yang biasa disebut dengan istilah Corruptor Fight Back.

Menanggapi hal tersebut, Kapuspenkum mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan yang disampaikan oleh GMKI. Kemudian, Kapuspenkum menyampaikan bahwa pencapaian yang diraih oleh Kejaksaan tidak lepas dari kinerja positif dalam penanganan perkara Big Fish yang merugikan negara mencapai triliunan rupiah.

“Masifnya penindakan terhadap pelaku tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kejaksaan, menimbulkan respon yang beragam salah satunya yakni Corruptor Fight Back,” ujar Kapuspenkum.

Oleh karenanya, Kapuspenkum mengatakan dukungan masyarakat atau dukungan publik sangat berarti bagi Institusi Kejaksaan dalam rangka mempertahankan tingkat kepercayaan publik terutama dalam memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia.

Pada diskusi tersebut, Kapuspenkum juga membahas terkait isu-isu yang lebih faktual diantaranya mengenai kewenangan Peninjauan Kembali (PK) yang dicabut oleh Mahkamah Konstitusi. Menurutnya, upaya pencabutan hak PK terhadap Jaksa dan pihak korban telah menimbulkan ketidakpastian hukum.

Selanjutnya, Kapuspenkum menyampaikan pencabutan kewenangan PK tersebut sangat merugikan korban, dalam hal ini masyarakat dan pemerintah. Seperti contoh putusan terhadap PT Duta Palma Group yang menyebabkan kerugian perekonomian negara puluhan triliun, hanya diputus untuk membayar uang pengganti Rp2 triliun.

“Hal ini membuat negara ataupun masyarakat yang menjadi korban terdampak kecewa karena tidak dapat mengajukan upaya hukum PK terhadap putusan tersebut. Isu ini menarik untuk dikaji sehingga organisasi masyarakat atau pegiat korupsi yang mewakili korban dapat mengajukan kembali upaya PK ke pengadilan,” ujar Kapuspenkum.

Audiensi Pusat Penerangan Hukum dengan PP GMKI turut dihadiri oleh Kepala Bidang Media dan Kehumasan R. Raharjo Yusuf Wibisono, S.H., M.H., Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga, Stanley Yos Bukara, S.H., Kepala Sub Bidang Kehumasan Andrie Wahyu Setiawan, S.H., S.Sos., M.H., Kepala Sub Bidang Hubungan Lembaga Non Pemerintah Henry Yulianto, S.H., M.H. dan Pjs. Ketua Umum GMKI Epafras Tuidano beserta jajaran Pengurus Pusat dari GMKI.

GMKI merupakan organisasi kemahasiswaan yang berdiri sejak 1950 dan telah tersebar di seluruh kampus di tanah air, terutama kampus-kampus kristen di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Mediapublik.co Denpasar– Badan Pengurus Cabang Masa Bakti 2023-2025 (BPC) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Denpasar Selenggarahkan Sidang Pleno I yang bertempat di Student Center GMKI Cabang Denpasar Jl. Pakerisan VI No 06, Senin 28/08/2023. Dalam Pembukaan Sidang Pleno I Badan Pengurus Cabang Masa Bakti 2023-2025 Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Denpasar di awali dengan Ibadah, dan di lanjutkan Upacara Nasional dan Upacara Organisasi, Kemudian Ceremony pembukaan Sidang Pleno I Oleh Ketua Cabang Putra Umbu Sangera, turut hadir anggota Tim Peninjau dari empat (4) Komisariat GMKI Denpasar ( Oikumene, Ora Etla Bora, Kasih Agape, Ekklesia). Putra Umbu Sangera Ketua Cabang GMKI Denpasar Masa Bakti 2023-2025 membuka sidang pleno 1 BPC GMKI Denpasar, Ia menyampaikan rasa bangga atas kehadiran rekan-rekan sekerjanya disetiap bidang yang telah menyusun program kerja selama dua tahun kedepan yang telah dibahas dan diputuskan diforum sidang pleno I, Harapan sebagai ketua cabang yang terpilih kembali, yang telah dimandatkan oleh forum tertinggi di Konferensi Cabang ke XXII GMKI Denpasar dan telah dilantik bersama rekan-rekan BPC dengan jumlah personalia 11 orang mempunyai semangat untuk membawa GMKI cabang Denpasar sebagai wadah berkumpulnya Mahasiswa kristen di kota Denpasar untuk mempersiapkan kader yang ahli dan bertanggung jawab sesuai Visi dan Misi GMKI. “Ucapnya”….