Daerah

FSBK Dukung Bulog Stabilkan Harga Pangan di Pasaran

53
×

FSBK Dukung Bulog Stabilkan Harga Pangan di Pasaran

Sebarkan artikel ini
Ketua Federasi Serikat Buruh Keadilan (FSBK) Kabupaten Lebak, Tb Dede Chandra, Senin (24/7/2023)

Mediapublik.co Lebak – Ketua Federasi Serikat Buruh Keadilan (FSBK) Kabupaten Lebak, Tb Dede Chandra menyambut baik langkah Bulog Lebak – Pandeglang yang menjaga kebutuhan pokok tetap stabil. Kata Tb salah satunya yaitu Minyak goreng.

“Kita apresiasi langkah Bulog Lebak Pandeglang yang terus menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok di pasaran tetap stabil, salah satunya adalah minyak goreng,” Kata Ketua FSBK Kabupaten Lebak, TB Dede Chandra, Senin (24/7/2023).

Selanjutnya, Tb pun berharap agar Bulog Lebak-Pandeglang terus melakukan monitoring ke pasaran, jika seandainya terdapat indikasi kelonjakan harga. Kata TB, hal tersebut untuk meminimalisir terjadinya kelangkaan dan ketimpangan harga di pasaran.

“Harapannya jangan sampai nanti ada kelonjkaan harga yang signifikan, hal tersebut bisa disebabkan kelangkaan dari minyak goreng. Saya berharap hal itu tak terjadi,” tutur TB.

Hal yang sama juga dikatakan Ketua Federasi Serikat Sopir Banten, Mulyadi. Menurutnya dia sangat mendukung upaya bulog dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok dengan menjaga stok di gudan Bulog. Mulyadi berharap di tahun ini tak ada peningkatkan kebutuhan pokok yang signifikan seperti tahun-tahun sebelumnya karena langka.

“Kita dukung upaya bulog Lebak Pandeglang dalam menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok di pasaran,” tutur Mulyadi yang pernah menjadi aktivis di serikat buruh.

Lebih lanjut kata Mulyadi, dalam menjaga stabilitas harga pangan di pasar, tentu juga membutuhkan peran semua pihak bukan hanya Bulog atau pemerintah, tapi andil masyarakat, pembeli, penjual hingga distributor barang sangat dibutuhkan. Kata Mulyadi, dalam hal ini, pemerintah berperan memastikan agar harga tetap stabil di pasaran dengan melakukan pemantauan harga, pembeli juga perlu diedukasi dan selalu memiliki kesadaran agar tidak membeli pangan yang berlebihan, penjual juga tidak diperbolehkan menimbun pangan.

“Pemerintah harus terus mendorong produksi pangan dan meningkatkan efektivitas distribusi agar produk pangan hasil petani bisa sampai ke tangan konsumen dengan harga yang terjangkau,” ucap Mulyadi.

“Semua itu, perlu dilakukan agar harga pangan di pasaran tetap stabil dan tentu dengan demikian berimbas kepada kondisi perekonomian di Lebak Pandeglang yang diharapkan bisa menekan inflasi,” tambah Mulyadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Mediapublik.co Lebak – Federasi Serikat Buruh Keadilan (FSBK) mengingatkan panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Warunggunung pada 27 Juli 2023, khususnya panitia bisa bekerja profesional. Hal tersebut ditegaskan Ketua FSBK Kabupaten Lebak, TB Dede Chandra, Rabu (27/7/2023). “Saya harapkan dan inginkan kepada para panitia pilkades agar benar-benar bekerja mengikuti aturan yang berlaku. Jangan ada titip-titipan baik itu dari penguasa ataupun pejabat setempat,,” pinta Ketua FSBK Kabupaten Lebak, TB Dede Chandra, Rabu (27/7/2023). Baca juga : Warunggunung Darurat Curanmor, Polisi Diminta Serius Ungkap Pelakunya Menurut aktivis buruh tersebut, panitia penyelenggara harus bekerja secara profesional karena sangat penting untuk dilakukan. Hal tersebut agar tidak menimbulkan persoalan pasca pelaksanaan pilkades nantinya. Kata TB, profesional juga dalam rangka meminimalisir, atau menekan adanya gugatan maupun proses hukum pasca pilkades. Suksesnya pemilihan kepala desa tidak lepas dari fungsi dan peranan dari panitia pilkades itu sendiri. “Jangan sampai tidak profesional apalagi sekarang eranya keterbukaan dan netizen bisa menghakimi nantinya jika ada kecurangan sehingga menimbulkan masalah di kemudian hari. Makanya, harapan kita semua bisa berjalan dengan baik,” harapnya. Baca Juga : DPP KNPI Puji Polsek Warunggunung Polres Lebak Gerak Cepat Respon Keluhan Masyarakat Hal yang sama juga dikatakan Ketua Mata Hukum Banten, Rai Kusbini, Menurut dia Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa…