Daerah

Gebyar Anak Banten, Pj Gubernur Al Muktabar Sebut Perkuat Pendidikan di Usia Dini

178
×

Gebyar Anak Banten, Pj Gubernur Al Muktabar Sebut Perkuat Pendidikan di Usia Dini

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto : Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Masyarakat Perkuat Pendidikan Anak di Usia Dini, (Senin, 14/8/2023)

MediaPublik.co, Banten | Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar membuka Gebyar Anak Banten Sehat, Cerdas, Ceria dan Sekolah Online Berbasis Massive Open Online Courses (Moocs) bagi Pendidik Usia Dini di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Minggu (13/8/2023).

Al Muktabar berharap para orang tua untuk membekali anak-anak dengan kemampuan kuantitatif, komunikasi, dan kemampuan lainnya untuk sambut Indonesia Emas 2045. Salah satu upayanya melalui Pendidikan Anak Usia Dini, melahirkan anak-anak yang memiliki potensi.

Baca Juga : Ini Langkah Strategis Pemprov Banten Antisipasi Dampak El Nino

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian untuk memeriahkan Hari Anak Nasional dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-78 yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Banten bersama Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten.

Al Muktabar mengatakan kegiatan ini juga mengajak kepada anak-anak untuk terus mengingat dan menghormati jasa para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Sehingga diharapkan hal tersebut dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme bagi anak-anak ke depannya.

Terlebih, kata Al Muktabar, kegiatan tersebut juga merupakan sebuah rangkaian dalam menyambut HUT RI Ke-78 yang tidak lama lagi akan diperingati oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Ini Juga : Sah, Rifky Hermansyah Nahkodai Pemuda Muhamadiyah Banten

“Dengan anak-anak kita yang luar biasa ini akan terus melanjutkan segenap apa yang diperjuangkan oleh para pendiri Republik Indonesia ini,” ungkapnya.

“Tentu ke depan harapan kita, mereka menjadi generasi penerus yang akan melanjutkan tongkat estafet pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan,” sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, Al Muktabar juga berpesan kepada orang tua untuk dapat melatih anak-anaknya sehingga dapat memiliki kemampuan kuantitatif, komunikasi dan lainnya.

“Indonesia akan mendapatkan bonus demografi luar biasa dan ini modal dasar kita dalam membangun, maka kita harus jaga dan tingkatkan kemampuan anak-anak, karena kita bercita-cita Indonesia Emas 2045,” katanya.

Baca Ini : Ini Langkah Strategis Pemprov Banten Antisipasi Dampak El Nino

Dikatakan, untuk mencapai hal tersebut salah satunya dengan menguatkan Pendidikan Usia Dini. Oleh karena itu diharapkan Bunda-Bunda PAUD dapat tampil terdepan sebagai ikhtiar bersama.

“Untuk kita capai itu, satu di antara jalan yang kita gunakan adalah memperkuat Pendidikan Usia Dini,” imbuhnya.

Sementara, Bunda PAUD Provinsi Banten Tine Al Muktabar menyampaikan anak usia dini saat ini, kelak akan menjadi generasi yang memiliki potensi. Terlebih akan menghadapi Indonesia Emas 2045.

“Ke depan anak-anak usia dini itulah yang akan menjadi penerus bangsa, oleh karenanya perlu ditanamkan semua nilai-nilai tersebut, termasuk terkait enam pondasi dasar yang harus dikuasai anak usia dini,” ujarnya.

Baca Juga : Cek! Ini Jadwal Layanan SIMLING Ditlantas Polda Banten Hari Jumat

Dikatakan, untuk dapat menerapkan pembelajaran yang membangun kemampuan pondasi dasar anak. Dibutuhkannya metode pembelajaran yang menyenangkan dan nyaman bagi.

“Prinsipnya sekolah itu harus bermain dan menyenangkan, jadi bermain adalah belajar dan suasana menyenangkan sehingga kesan belajar itu menjadi kesan yang positif dan bisa dilaksanakan sepanjang hayat,” katanya.

Sebagai informasi, dalam Gebyar Anak Banten Sehat, Cerdas dan Ceria itu juga dilakukan berbagai rangkaian kegiatan, diantaranya Lomba Bercerita, Lomba Estafet Bendera, Lomba Menyusun Balok, Lomba Bernyanyi, Lomba Hafalan Surat, Lomba Gerak dan Lagu.

Pada kesempatan itu, Pemprov Banten juga menyalurkan bantuan 800 paket alat peraga edukasi berisikan bola jala, pasir kinetik dan plastisin kepada seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten.

Kegiatan tersebut turut dihadiri seluruh Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten, Pj Sekda Provinsi Banten Virgojanti serta sejumlah Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banten

Mediapublik.co Lebak –  PJ Gubernur Banten Al Muktabar mengingatkan para pengusaha galian c atau yang sering disebut galian tanah untuk segera mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait kelengkapan izin usahanya. Pernyataan tersebut dia sampaikan diisela -sela kunjungan melihat pembangunan sekolah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negri 4 Rangkasbitung, Minggu (3/12/2023). Pernyataan Al Muktabar sampaikan bukan tanpa sebab. Hal itu, kata Al Muktabar karena maraknya galian tanah yang diduga tak berizin di Kabupaten Lebak. “kembali kepada peraturan, kita harus mematuhi peraturan-peraturan yang ada dan saya harap semuanya (pengusaha galian c) patuh terhadap peraturan undang-undang yang ada.” Kata Al Muktabar. Disinggung kerap ada korban meninggal dunia di lokasi galian tanah, Pada kesempatan itu, Al Muktabar meminta dengan tegas agar pengusaha galian tanah berpedoman terhadap peraturan yang sudah ada. Karena kata PJ Gubernur tersebut, itu untuk kebaikan bersama. “Kembali saya berpesan (kepada pengusaha – pengusaha galian c ilegal) patuhi semua aturan karena itu merupakan kebaikan kita bersama.” tegas Al Muktabar. Sebelumnya, banyak pemberitaan makin maraknya galian – galian tanah yang diduga ilegal di Kabupaten Lebak, yang sudah banyak memakan korban jiwa. Namun anehnya galian – galian ilegal tersebut hingga saat ini masih leluasa beroperasi tanpa adanya tindakan dari pihak yang berwenang dalam hal ini,…

Nasional

Mediapublik.co Tangerang-Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar meninjau pembangunan tahap 2 Unit Sekolah Baru (USB) SMAN 31 Kabupaten Tangerang. Bangunan tiga lantai untuk 9 ruang kelas dengan nilai kontrak Rp 4,868 miliar. Sebagai daerah tujuan investasi, Pemprov Banten terus menggiatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). “Pada Tahun 2023, sudah terbangun 19 Unit Sekolah Baru (USB) dan 59 Ruang Kelas Baru (RKB),” ungkapnya usai meninjau pembangunan tahap 2 Unit Sekolah Baru (USB) SMAN 31 Kabupaten Tangerang Jl AMD IX, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (14/10/2023). “Kita dalam rangka Ekspedisi Reformasi Birokrasi Tematik Berdampak dari penyerahan bantuan Sosial, meninjau SMKN, lalu SMAN 31 Kabupaten Tangerang. Mengecek Percepatan pembangunan,” jelas Al Muktabar. Ditegaskan, pembangunan USB dan RKB sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur di Provinsi Banten. Masih menurut Al Muktabar pembangunan sekolah sangat relevan dengan penguatan SDM yang menjadi konsentrasi Presiden Joko Widodo. Pemprov Banten mempersiapkan generasi muda Banten dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Sekaligus penguatan SDM masyarakat Banten sebagai daerah tujuan investasi. “Bonus demografi penting untuk dikelola sumber daya manusianya dalam rangka kita berkiprah di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya. “Sekolah kita dorong untuk penguatan mata ajar kemampuan kuantitatif, konektivitas dengan lapangan kerja melalui vokasi,” tambahnya. Masih menurut Al Muktabar, sebagai daerah tujuan…

Nasional

Mediapublik.co Serang-Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan telah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2023 disetujui DPRD Provinsi Banten. Pemerintah Provinsi Banten akan menyampaikan ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) untuk mendapatkan fasilitasi pembahasan evaluasi. Hal itu diungkap Al Muktabar saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Banten terkait Pengambilan Keputusan Atas Persetujuan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun Anggaran (TA) 2023 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Minggu (24/9/2023). Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Banten Virgojanti serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Banten juga turut hadir dalam Rapat itu. Al Muktabar memaparkan, sebelumnya Raperda tersebut juga telah dilakukan pembahasan bersama antara TAPD Provinsi Banten dengan Banggar DPRD Provinsi Banten. Hal itu sebagai wujud tanggung jawab dan upaya positif dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam menyelenggarakan program pembangunan dan kemasyarakatan. “Pemprov Banten dan DPRD Provinsi Banten secara bertahap telah melakukan upaya agar proses penganggaran daerah terus menerus disempurnakan seiring dengan reformasi pengelolaan keuangan negara,” ungkapnya Selain dengan aspek normatif, kata Al Muktabar,…

Nasional

Mediapublik.co Serang – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menyalurkan tujuh tangki air bersih ke enam titik di Kecamatan Pontang dan Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang. Pada kesempatan itu, Al Muktabar juga menyalurkan bantuan sembako sebanyak 1.000 paket untuk enam titik, Sabtu (16/9/2023). Keenam titik yang menjadi perhatian penyaluran air bersih dan bantuan sembako itu yakni Desa Kademangan, Desa Linduk, Desa Domas, Kampung Sampangkulon, Kampung Sampangsusukan, Kampung Sidayu Desa Sidayu. Al Muktabar mengatakan, dirinya menyalurkan air bersih secara langsung kepada warganya yang membutuhkan untuk memastikan kemanfaatan itu benar-benar dirasakan oleh masyarakat. “Ini dalam rangka Pemerintah hadir,” kata Al Muktabar. Menurut Al Muktabar, kemarau berkepanjangan yang disusul dengan dampak el nino membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. Maka dari itu, penyaluran air bersih ini sudah dilakukannya sejak beberapa waktu lalu terhadap titik-titik yang membutuhkan. “Sekarang ini kita menyalurkan keenam titik, bersamaan juga diberikan bantuan sembako. Ke depannya ini akan terus mengupayakan penyaluran air bersih ini, sambil memantau bersama Kabupaten dan Kota,” ujarnya. Atas kondisi ini, berbagai upaya sudah dilakukan Pemprov Banten salah satunya meminta fasilitasi modifikasi cuaca ke BNPB. “Itu sudah kita lakukan. Hanya saja memang kita tidak mempunyai kewenangan lebih jauh, karena untuk hal teknisnya mereka yang lebih mengetahui,” ucapnya. Jikapun…