Daerah

Jaksa Masuk Sekolah di Min Kota Malang

65
×

Jaksa Masuk Sekolah di Min Kota Malang

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto : Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang melaksanakan program Jaksa Masuk Sekolah, Jumat (26/5/2023)

Mediapublik.co Malang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang melaksanakan program Jaksa Masuk Sekolah. Kegiatan tersebut dengan mengangkat tema mengenai “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman” di MIN 1 Kota Malang yang diikuti 286 siswa-siswi kelas 6.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang Edy Winarko melalui Kasi Intelijen Eko Budisusanto menyampaikan bahwa Tagline yang dibangun oleh Kejaksaan Negeri Kota Malang pada kegiatan Jaksa Masuk Sekolah bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kesadaran hukum khususnya pada anak-anak usia sekolah. Program Jaksa Masuk Sekolah secara khusus menyampaikan isu yang melekat di dalam masyarakat, khususnya yang menjadi atensi dan menempatkan anak sebagai subjek dari permasalahan hukum yang timbul.

“Salah satu main issue yang diangkat pada kegiatan Program Jaksa Masuk Sekolah dalam rangka membangun kesadaran hukum membahas mengenai “STOP BULLYING”,” kata Eko Budisusanto.

Dijelaskan Eko, setelah 2 tahun siswa MIN 1 Kota Malang melaksanakan pembelajaran secara daring (online) kini mereka telah melaksanakan pembeleajran secara luring (offline), hal tersebut menjadi salah satu faktor munculnya beberapa kegiatan yang mengarah ke bullying yang mereka anggap sebagai hal biasa dalam bercanda dengan teman.

“Stop bullying sebagai materi pokok yang perlu disampaikan mengingat perlu adanya antisipasi kekerasan dan diskriminasi dalam berbagai bentuk dan situasi,” beber Eko.

Dikatakan Eko, pada program Jaksa Masuk Sekolah yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Kota Malang juga mengedepankan isu mengenai perlindungan anak untuk meningkatkan awareness. Mengingat kata Eko, maraknya kasus hukum yang melibatkan anak baik sebagai korban maupun pelaku seperti kekerasan seksual terhadap anak, penculikan anak, cyber bullying terhadap anak, eksploitasi anak dan berbagai kasus lain yang tengah ramai di masyarakat.

“Kejaksaan Negeri Kota Malang berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran hukum guna memberikan perlindungan serta menjaga anak-anak agar aman dari kekerasan, penelantaran dan eksploitasi,” tutur pria berkacamata tersebut.

Menurut Eko, penyampaian materi dilakukan secara interaktif dan santai antara para jaksa sebagai pemateri dari Kejaksaan Negeri Kota Malang. Kata Eko siswa-siswi MIN 1 Kota Malang seputar bullying pada anak dan kasus hukum yang menempatkan anak sebagai pelaku maupun korban serta tindakan hukum yang diterapkan.

“Diharapkan melalui Program Jaksa Masuk Sekolah dari Kejaksaan Negeri Kota Malang ini dapat meningkatkan awareness pada anak usia sekolah untuk memiliki nilai kesadaran hukum yang tinggi sehingga dapat terhindar dari berbagai permasalahan hukum,” tutup Eko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Mediapublik.co Malang – Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang Edy Winarko melalui Kasi Intelijen Eko Budisusanto mengatakan bahwa Kejaksaan Negeri Kota Malang Bersama Dinas PUPRKP Kota Malang dan Dinas Perhubungan Kota Malang. Mereka telah melaksanakan kegiatan penandatanganan Pakta Integritas terkait dengan Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) atas 9 Proyek Strategis Daerah oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kota Malang untuk tahun anggaran 2023 dan 2 Proyek Strategis Daerah oleh Dinas Perhubungan Kota Malang tahun anggaran 2023. Penandatanganan pakta integritas ini dilakukan sebagai wujud komitmen dan keseriusan dalam mewujudkan pembangunan yang transparan, efisien, dan bebas dari praktik korupsi. Pada kesempatan ini, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Malang, Eko Budisusanto menyampaikan bahwa penandatanganan pakta integritas ini merupakan bagian dari upaya Kejaksaan Negeri Kota Malang dalam mengawal pembangunan strategis di Kota Malang. “Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan proyek strategis di daerah Kota Malang ini berjalan dengan tepat anggaran, tepat waktu, dan tepat mutu. Langkah-langkah ini akan berkontribusi pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Eko melalui pernyataanya, (21/10/2023) Kepala Dinas PUPRPKP Kota Malang dan Dinas Perhubungan Kota Malang, mengungkapkan bahwa pihaknya menyambut baik upaya Kejaksaan Negeri Kota Malang dalam mengawal pembangunan strategis di Kota Malang. Melalui penandatanganan Pakta Integritas ini,…

Daerah

Mediapublik.co Malang – Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang Edy Winarko melalui Kasi Intelijen Eko Budisusanto menyampaikan bahwa Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang melakukan penetapan tersangka atas penyidikan dugaan penyalahgunaan dana bergulir Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) oleh Koperasi Serba Usaha Montana Hotel di Kota Malang. Penyidikan ini dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang Nomor : Print-1332/M.5.11/Fd.2/10/2023 Tanggal 09 Oktober 2023 dan Print-1333/M.5.11/Fd.2/10/2023 Tanggal 09 Oktober 2023 Eko menjelaskan, LPDB-KUMKM merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas menyalurkan dana bergulir untuk koperasi dan UMKM. Dikatakan Eko, dana tersebut disalurkan untuk pengembangan usaha, seperti modal kerja, investasi, dan kegiatan produktif lainnya. “Penyidikan ini dilakukan dengan menyebut nama tersangka, yaitu atas nama DM dan VD. Penyidik berkesimpulan para tersangka telah memenuhi unsur tindak pidana yg disangkakan, setidak tidaknya berdasar 2 alat bukti.” ucap Eko saat dikonfirmasi, Selasa (10/10/2023). Eko menceritakan, dugaan penyalahgunaan dana bergulir LPDB-KUMKM oleh Koperasi Serba Usaha Montana Hotel ini berkaitan dengan penyaluran dana pinjaman/pembiayaan yang diterima KSU Montana Hotel dart LPDB-KUMKM sebesar Rp. 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah) digunakan untuk kepentingan pribadi Pengurus Koperasi. Bahwa pengembalian terakhir untuk pengembalian pokok pada tanggal 28 Maret 2016 sebesar Rp. 2.357.168.000,- selanjutnya hingga saat ini…

Daerah

Mediapublik.co Jakarta – Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Malang, Eko Budisusanto bersama dengan Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Kejaksaan Negeri Kota Malang melakukan peninjauan lapangan terhadap dua Proyek Strategis Daerah di Kota Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan proyek-proyek tersebut serta memonitor kemajuan yang telah dicapai. “Kedua proyek strategis yang menjadi fokus peninjauan ini antara lain: Revitalisasi Pasar Buku Wilis yang dikelola oleh Dinas Koppindag Kota Malang dan Pembangunan Gedung Ops dan Lokasi Parkir Polresta Malang Kota yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kota Malang,” kata Kasi Intelijen Kejari Kota Malang yang juga merupakan Ketua Tim PPS, Eko Budisusanto usai menijau lokasi proyek, Selasa (3/10/2023). Dalam peninjauan lapangan ini, kata Eko, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari masing-masing Dinas terkait turut mendampingi, bersama dengan Konsultan Pengawas dan Kontraktor Pelaksana. Kata Eko, keberadaan mereka memastikan bahwa proyek-proyek ini berjalan sesuai dengan perencanaan, spesifikasi teknis, dan tenggat waktu yang telah ditetapkan. Pria berkacamata tersebut menjelaskan, bahwa hasil peninjauan lapangan menunjukkan progres yang berjalan telah mencapai deviasi positif. Kata Eko, yang berarti bahwa pelaksanaan proyek-proyek tersebut lebih cepat daripada yang dijadwalkan. “Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang sangat mengapresiasi kerja sama yang baik antara pihak-pihak…

Daerah

Mediapublik.co Jakarta – Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Malang Eko Budisusanto didampingi staff Intelijen Rudy Usman Az-zakky, CHFI menerima silaturahim DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Malang. Kegiatan tersebut dilakukan di Ruang Kerja Kasi Intelijen Kejari Kota Malang, Jumat (29/9/2023). Dalam silaturahim tersebut, Ketua DPD LDII Kota Malang Sugianto Hadi didampingi Sekretaris Jaya Husda mendiskusikan banyak hal. Diantaranya tentang kegiatan rutin LDII Kota Malang hingga program Green Pemilu yang dicanangkan oleh DPP LDII untuk semua warganya. Green Pemilu dengan maksud Pemilu yang bersih mendorong warga LDII untuk berperan netral aktif dan tidak berafiliasi dengan partai politik tertentu. LDII menerapkan prinsip “netral aktif” dalam Pemilu 2024 LDII netral dalam perpolitikan. Sehingga membebaskan warganya untuk menentukan pilihannya sendiri sebagai warga negara baik. Aktif artinya setiap warga LDII wajib menggunakan hak pilihnya dilarang golput. Kasi Intelijen menyambut baik prinsip yang diterapkan oleh LDII tersebut. Beliau juga merencanakan akan menggandeng KPU Kota Malang untuk melaksanakan sosialisasi terkait Pemilu khususnya untuk warga LDII Kota Malang “Sosialisasi terkait Pemilu untuk warga LDII yang memiliki KTP luar Kota Malang, yang mayoritas merupakan mahasiswa pendatang,” kata Eko Budisusanto, Jumat (29/9/2023). Pria berkacamata tersebut menyambut baik silaturahmi yang dilakukan oleh DPD LDII Kota Malang. “Kami menyambut baik…