Nasional

Kapolda Lampung Persilahkan Pihak Eksternal Untuk Ikut Mendalami Penyebab Meninggalnya Siswa SPN

63
×

Kapolda Lampung Persilahkan Pihak Eksternal Untuk Ikut Mendalami Penyebab Meninggalnya Siswa SPN

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto; Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika SIK MSi, Selasa (23/08/2023).

Mediapublik.co Lampung-Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika SIK MSi membuka ruang kepada pihak eksternal untuk mendalami peristiwa meninggalnya siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling atas nama Advent Pratama Telaumbauna.

“Agar penyelidikan dan pendalaman dalam peristiwa meninggalnya Advent Pratama, kami membuka ruang kepada pihak eksternal seperti Kompolnas, Ombudsman RI, Ikatan Dokter Indonesia dan Ikatan Dokter Forensik Indonesia,” kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika SIK MSi, di Bandar Lampung, Selasa (22 Agustus 2023).

Ruang terbuka bagi pihak eksternal untuk terlibat dalam penyelidikan terkait meninggalnya Advent Pratama ini, menurut Irjen Helmy Santika bertujuan agar peristiwa ini dapat ditangani secara lebih profesional, obyektik, komprehensif, akuntabel dan transparan.

“Keterlibatan pihak eksternal diharapkan bisa membantu timsus yang diketuai Wakapolda dan harapannya peristiwa meninggalnya Advent Pratama tertangani dengan lebih komprehensif dan transparan,” jelas Irjen Pol Helmy Santika.

Sebelumnya, Kapolda Lampung telah membentuk tim khusus yang diketuai Wakapolda Lampung Brigjen Pol Dr. Umar Effendi SIK MSi untuk menyelidiki dan mendalami penyebabnya dan mendalami penyebabnya penyebab meninggalnya siswa SPN.

“Mudah-mudahan tim segera bisa bekerja dan berkoordinasi dengan cepat karena masyarakat dan pihak keluarga menunggu hasilnya,” pungkas Helmy Santika.

(David)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Mediapublik.co LAMPUNG – Kapolda Lampung Inspektur Jenderal (Irjen) Helmy Santika meninjau pengamanan malam Imlek di sejumlah vihara di Bandar Lampung. Peninjauan tersebut difokuskan pada persiapan pengamanan pada Hari Raya Imlek yang jatuh pada Sabtu (10/2/2024). Sejumlah vihara yang dikunjungi yakni Vihara Thay Hin Bio, Vihara Amurwa Bhumi Graha dan Vihara Bodhisattva yang berada di Teluk Betung Selatan. Dalam kunjungannya yang didampingi Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar (Kombes) Abdul Waras itu, Kapolda mengecek persiapan personel untuk pengamanan Imlek. Persiapan pengamanan ini dilakukan agar warga keturunan Tionghoa bisa menjalankan ibadahnya dengan khusyuk dan aman ketika merayakan Tahun Baru China nanti. “Malam ini kita lakukan pengecekan persiapan pengamanan. Ini agar pengamanan saat prosesi ibadah esok bisa berjalan tanpa gangguan kamtibmas,” kata Helmy usai kunjungannya, Jumat (9/2/2024) malam. Helmy mengatakan Provinsi Lampung adalah provinsi yang sangat beragam suku dan agama. Dan semua pemeluk agama dijamin kebebasannya menjalankan ibadah menurut agamanya masing-masing sesuai Undang-Undang. “Kerukunan umat beragama di Bandar Lampung sangat tinggi, dan ini bentuk nyata kita menolak tegas aksi-aksi intoleransi,” kata Helmy. (Nanang) Post Views: 3,701

Daerah

Mediapublik.co Lampung – Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helmy Santika, menyoroti akan tingginya potensi kerawanan dalam pelaksanaan Pemilu di provinsi Lampung. Faktor seperti letak geografis, terutama di pesisir barat (Lampung Barat, Lampung Utara), hingga kabupaten dengan pulau atau perairan seperti Lampung Selatan, Pesawaran, Tulang Bawang, dan Mesuji, menjadi tantangan utama. Selain itu, Kapolda mencatat adanya indikasi penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat mengganggu kondusifitas Pemilu. “‘Kami menyadari potensi tinggi kerawanan pelaksanaan Pemilu di Lampung, terutama terkait letak geografis yang menantang dan adanya indikasi penyebaran berita bohong,” ujar Helmy. Untuk mengatasi risiko tersebut, anggota yang ditugaskan telah dipersiapkan dengan perlengkapan yang memadai. Polda Lampung juga membentuk tim siber troop yang terus memonitor perkembangan informasi di dunia maya untuk menghadapi tantangan informasi palsu. “Dukungan masyarakat sangat kami harapkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga Pemilu dapat berjalan aman, damai, dan sesuai harapan, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk proses demokratis,” tegasnya. Kapolda Lampung berharap dukungan semua pihak, khususnya masyarakat Lampung, dalam menjaga keamanan dan ketertiban sehingga penyelenggaraan Pemilu dapat berjalan aman, damai, lancar, dan sesuai harapan. (Dede) Post Views: 1,397

Nasional

Mediapublik.co LAMPUNG – Puluhan anggota Brimob Batalyon C Lampung Utara akan disebar untuk membantu pengamanan Pemilu 2024 di 3 Kabupaten. Kapolda Lampung Inspektur Jenderal (Irjen) Helmy Santika mengatakan puluhan personel Brimob ini telah disiagakan untuk pengamanan pada saat proses pemungutan suara 14 Februari 2024 besok. “Diharapkan tahapan pemungutan suara dapat berjalan lancar, tertib dan damai,” kata Kapolda saat apel kesiapsiagaan di Lampung Utara, Kamis (8/2/2024). Helmy mengatakan kekuatan Brimob di Lampung Utara sebanyak 77 orang personel yang akan diperbantukan ke tiga kecamatan. Rinciannya, 25 orang di Lampung Utara, 29 orang di Lampung Barat, dan 23 orang di Pesisir Barat. Para personel ini dilengkapi dengan perlengkapan perorangan dan kendaraan operasional taktis (rantis) yang dapat dimanfaatkan dlm penanganan kondisi tertentu. Diantaranya, Rantis alsus PHH, AWC water canon,  R2, Bis, APC Mulri fungsi, water treatment (penjernih air) dan kendaraan perbekalan umum. “Saat pemungutan suara pada 14 Februari 2024, akan juga ada bantuan kekuatan sebanyak 40 personel Brimob dari Satbrimobda Lampung,” kata Helmy. “Kita semua berharap dengan kesiapsiagaan kita semua tugas yang menjadi tanggung jawab bisa dilaksanakan dengan baik,” imbuhnya. (Nanang) Post Views: 1,398

Megapolitan

Mediapublik.co JAKARTA – Pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di Provinsi DKI Jakarta harus segera dilakukan evaluasi untuk diperbaiki di masa yamg akan datang. Hal ini berdasarkan temuan Ombudsman RI melalui tinjauan lapangan dan permintaan keterangan pada pihak terkait. Anggota Ombudsman RI, Hery Susanto mengatakan jika tidak segera dievaluasi maka akan berpotensi maladministrasi. Itu berupa adanya kelalaian atau pengabaian kewajiban hukum. “Pertama, Realisasi pembangunan SJUT yang jauh dari target menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal ini Dinas Bina Marga tidak melakukan pengawasan pembangunan SJUT dan koordinasi secara optimal dengan PT Jakpro dan Perumda Pembangunan Sarana Jaya maupun stakeholders terkait,” kata Anggota Ombudsman RI, Hery Susanto pada Penyampaian Hasil Investigasi pada Selasa (30/1/2024) di Kantor Ombudsman RI Jakarta Selatan. Data Ombudsman menyebutkan, pengerjaan SJUT di Provinsi DKI Jakarta belum tuntas dan jauh di bawah target yang telah ditetapkan. Dari target pembangunan SJUT yang ditetapkan, PT. Jakpro hanya dapat merealisasikan pengerjaan sebesar 22,6%, sedangkan untuk PT. Sarana Jaya hanya dapat merealisasikan pengerjaan sebesar 1.15 %. Kedua, Pemprov DKI Jakarta tidak segera mengeluarkan regulasi sebagai payung hukum pengerjaan SJUT setelah habis masa berlaku regulasi sebelumnya, tanpa ada evaluasi terhadap progres pembangunan SJUT. Hal tersebut mengakibatkan pembangunan SJUT di Provinsi DKI Jakarta…