Nasional

Ketum Baralak Minta Pejabat Disperindag Lebak Jangan Caper

42
×

Ketum Baralak Minta Pejabat Disperindag Lebak Jangan Caper

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto; Ketua Umum Aktivis Barisan Rakyat Lawan Korupsi (BARALAK) Yudistira, Selasa (03/10/2023).

Mediapublik.co Lebak – Ketua Umum Aktivis Barisan Rakyat Lawan Korupsi (BARALAK) Yudistira menyoroti kebijakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak terkait sejumlah persoalan di Pasar Rangkasbitung. Menurutnya, pihak Disperindag Lebak bukanlah ingin merubah Pasar, akan tetapi, dinilai hanyalah untuk memuaskan kekuasaannya dalam sebuah jabatan yang nantinya akan menjadi persoalan baru.

Hal tersebut, kata Yudistira, bisa dilihat dari kebijakannya untuk meminta dana hibah pembuatan Gambar Mural di Pasar Rangkasbitung Rp 50 Juta dari Bank Bjb, padahal menurutnya, gambar Mural tersebut belum siap untuk di tempel di tembok Pasar Rangkasbitung, karena masih ada para pedagang yang mencari kehidupan di pinggir-pinggir jalan tersebut.

“Kalau ada yang bilang estetik, saya mau tanya balik, sebelah mana estetiknya ? Mural itu pantasnya di Pasang di sekitar Alun-alun, bukan di Pasar yang masih ada para pedagangnya, kan ketutup,”tegas Yudistira.

Kemudian, lanjut Yudistira, terkait pembangunan penyediaan Sarana Distribusi Perdagangan sebesar Rp 2 Miliar lebih bersumber dari APBN yang saat ini dibangun di Kandang Sapi. Menurutnya, padahal kondisi Pasar Rangkasbitung masih banyak yang harus di perbaiki. Seperti, dari segi parkiran yang masih semrautan, para pedagang yang belum juga tertata rapih.

“Yang menjadi pertanyaan saya, apakah para PKL siap untuk pindah berjualannya, apakah ketika dipindahkan kemudian Pasar Rangkasbitung akan rapih? Kenapa tidak ditata rapih terlebih dahulu di Pasar Rangkasbitung nya. Emang gampang mindahin pasar?. Inilah yang menurut saya belum juga siap tapi memaksakan kehendak dalam mengambil langkah dan keputusan, seolah olah Pasar mau habis kontrak,” ujar Yudistira Selasa (03/10/2023).

Masih kata Yudistira, ketika pembangunan pasar tersebut menggunakan anggaran APBN, menurutnya, pemerintah daerah juga harus mempersiapkan 30 persen sampai 40 persen anggaran daerah sebagai dana pendamping, yang menandakan bahwa Kabupaten juga serius dalam menerima anggaran tersebut dan mengelola Pasar atau bangunan tersebut.

“Kalau itu mutlak dana tersebut dari dana hibah, ini kan hanya persoalan bagaimana bisa menarik anggaran hibah tersebut dari perusahaan, contoh, itu kan Pasar yang di Jagrug juga sampai sekarang kan gak rame juga toh,” ujarnya.

Dari sisi lainnya, lanjut Aktivis Senior ini juga menyoroti belum direnovasinya bangunan lapak Puja Serang Alun-Alun Rangkasbitung. Dimana, menurutnya, seharusnya ketika para pedagang dipungut biaya sewa seharusnya ada juga biaya perawatan bangunannya.

“Jangan aji mumpung dong dalam mengelola lapak Pujasera. Artinya, kalau menyewakan atau menarik uang sewa, berarti harus ada juga perawatanya. Jangan akhirnya malah adanya Pujasera lebih ke arah dijadikan lahan bisnis oknum tertentu. Apalagi malah para pedagang yang harus memperbaiki sendiri secara patungan, kasihan mereka, ini kan miris,” ucap Yudistira.

“Jadi baiknya, kalau para pedagan yang telah melakukan upaya memperbaiki, jika pihak dinas terkait tidak memiliki anggaran ya gampang, biaya perbaikannya tinggal dipotong nanti saat bayar beban uang sewa, simpel kan,” tandas Yudistira.

Yudistira juga mengaku, dalam waktu dekat pihaknya bersama BARALAK Indonesia akan segera menyurati Pemerintah Daerah untuk meminta audensi terkait kebijakan Kepala Diprindag Lebak.

“Ya, kita akan segera bersurat ke pemerintah daerah,” Tutupnya

(David)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

MediaPublik.co, Lebak | Seperti diberitakan sebelumnya, terkait kemelut pelaporan saudari YS ke Polres Lebak, tentang tuduhan Penipuan dan Penggelapan, Pasal 378 dan 372 yang diduga dilakukan oleh RR. Namun hal ini dibantah oleh Penasihat Hukum RR, Andi. Bahkan Andi mengatakan bila laporan tersebut merupakan pencemaran nama baik. Ini soal utang piutang, seharusnya ini masuk ke ranah Perdata. Tapi oleh penyidik dimasukan ke pasal pidana, yakni Penipuan dan Penggelapan. Untuk itu, saya akan lapor balik ke Polda Banten. Senin-27-11-2023. Ketua Koordinator Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Aspirasi Rakyat Bersatu (ARB) Kabupaten Lebak, Andi. Angkat bicara. Dalam keterangan perssnya, Andi mengapresiasi terhadap kinerja Polres Lebak, dalam menerima laporan Pengaduan masyarakat. Namun sangat disayangkan pihak penyidik tidak jeli dalam menangani kasus ini, penyidik dengan serta merta menerapkan pasal 378 dan 372 (penipuan dan penggelapan). Berdasarkan penilaian kacamata hukum, bahwa kasus ini murni adalah kasus perdata, namun dipaksakan menjadi kasus pidana. Hal ini sangatlah bertentangan dengan UU HAM No 39 Tahun 1999 Pasal 19 (2), Setiap orang tidak bisa dipidanakan karena tidak mampu membayar hutang. Ditinjau dari beberapa kaidah hukum dari pengadilan ( Yurisprudensi) Putusan MA No 93K/Kr/1969 Tanggal 11 Maret 1970 Sengketa Hutang Piutang merupakan Perdata Putusan MA No 39K/Pid/1984 Tanggal 13 September 1984…

Daerah

Mediapublik.co Lebak – Operasi Mantap Brata Maung 2023-2024 , Polres Lebak Polda Banten melaksanakan Pengamanan Tahapan Pemilu tahun 2024 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak. Dalam Pengamanan tersebut Polres Lebak Polda Banten menerjunkan personil baik personil yang pakaian uniform maupun non uniform. Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Suyono, SIK melalui Kasihumas Polres Lebak Iptu Aminarto membenarkan hal tersebut “Ya dalam pelaksanaan Operasi Mantap Brata Maung 2023-2024 dalam rangka Pengamanan Pelaksanaan Pemilu tahun 2024, Polres Lebak Polda Banten menerjunkan Personil untuk melaksanakan Pengamanan di Kantor KPU Lebak,” ujar Amin. Rabu (1/11/2023). “Saat ini kami Polres Lebak melaksanakan Pengamanan Tahapan Pemilu tahun 2024, kami ingin memastikan Tahapan Pemilu berlangsung aman dan kondusif,” Ungkapnya. “Selain di Pengamanan di Kantor KPU Lebak, kami juga melaksanakan pengamanan di Kantor Bawaslu Kabupaten Lebak,” tambah Amin. “Terakhir mari bersama kita Sukseskan Pemilu tahun 2024, boleh beda pilihan namun tetap jaga persatuan dan jaga kondusifitas,” tutupnya. (Red) Post Views: 88

Daerah

Mediapublik.co Lebak-Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah, yang bertempat di kampung pasir pogor RT 23 RW O7 Desa Tambak baya kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Banten, Minggu.(15-10-23) Acara berlangsung meriah dan khidmat. Rangkaian acara di isi dengan Sambutan sambutan dari tokoh masyarakat.dan kepanitiaan dan aparatur desa Hadir di acara tersebut para tokoh masyarakat, Ketua (DKM) para Ulama, Kiyai, Babinsa tambak baya, Dengan Penceramah dari pandeglang Kh Bahrudin, Qori Ust Rijal Pandeglang Ratusan Warga hadir berbondong-bondong untuk ikut bersholawat Bersatu dalam cinta, cinta kepada baginda nabi Muhammad SAW. Acara ini benar-benar meriah, sehingga mampu membuat jamaah yang hadir terpesona, Lantunan sholawat yang merdu membuat jamaah yang menyaksikan terhanyut dalam suasana kerinduan terhadap Nabi Muhammad SAW. Dalam sambutannya ketua Panitia penyelenggara yaitu ust komarudin mengatakan malam ini Dengan memperingati lahirnya baginda nabi Muhammad saw dan bersholawat serta menjalani semua syariat agama islam semoga menjadikan bukti kecintaan kita pada Rosulullah SAW. Hingga kita semua mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW, aamiin allahumma aamiin. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat pasir Pogor ucapan trima kasih kepada RT23 yaitu Bapk Amin..dan keseluruh karang taruna pasir pogor yang mendukung suksesnya acara Maulid nabi Muhammad SAW 1445 H , semoga ditahun selanjutnya acara seperti ini…

Daerah

Lebak – Tidak disangka, ada Seorang Musisi asal Kampung Babakan Kalapa, Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten, bernama Aji Rosyad telah menciptakan puluhan lagu Pop dari tahun 2017 hingga 2020, namun lagu tersebut masih terpendam di dalam buku hariannya. Minggu (15/10/2023). Aji Rosyad mengaku, bahwa ia mulai mengarang lagu pertamanya pada tahun 2017 tepatnya pada Sabtu Malam tanggal 13 November, dengan judul lagu “Semua Menghilang”. Namun sayangnya, kata Aji, pada waktu itu, tidak mudah untuk masuk rekaman dengan biaya cukup lumayan agak mahal. Karena keterbatasannya saat itu, lagu tersebut hingga sekarang belum juga di rekam. Tidak patah dengan hobinya tersebut, Kemudian setelah puluhan lagu yang ditulis dan disimpannya, Aji Rosyad mulai merekam lagu ciptaannya pada tahun 2020 dengan Judul “Sebatas Mimpi” yang mengawali karyanya di musik studio rekaman. Hingga saat ini lagu tersebut hanya disimpannya di dalam chanel Youtube Aji Rosyad dengan beberapa judul lagu salah satunya lagu Sebatas Mimpi mengawali Singel Pertamanya. Ciptaan Lagu yang telah ia rekording memiliki beberapa judul lagu, diantaranya. 1. Sebatas Mimpi 2. Terkhianati 3. Masih Menunggu 4. Jangan Pernah Berubah 5. Cinta yang terpendam 6. Kau Bukanlah Manusia 7. Tertipu 8. Selamanya engkau kan Selalu Ada 9. Khiasan Sementara Lagu Cipataannya yang masih…