Politik

Mantul, Prabowo Subianto Unggul di Generasi Z, Milenial dan Baby Boomers

450
×

Mantul, Prabowo Subianto Unggul di Generasi Z, Milenial dan Baby Boomers

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto; Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra

Mediapublik.co Jakarta- Hasil survei teranyar dari Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa Prabowo Subianto unggul di tiga kalangan kelompok usia pemilih yakni generasi Z, generasi milenial, serta baby boomers, dibandingkan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

“40,5 persen generasi Z itu memilih Pak Prabowo, termasuk generasi milenial,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi sebagaimana dipantau melalui kanal YouTube Indikator Politik Indonesia di Jakarta, Minggu.

Baca jugaSurvei Indikator: Prabowo 36,8%, Ganjar 35,7%, Anies 21,5%

Berdasarkan simulasi pilihan tiga nama capres menurut kelompok generasi, Prabowo unggul sebesar 40,5 persen di kalangan generasi Z, dan 37,1 persen di kalangan generasi milenial, serta 41,3 persen di kalangan baby boomers.

Kemudian di kalangan generasi X dan interwar generation, Prabowo sama-sama meraih dukungan sebesar 30,2 persen.

Sementara itu, lanjut dia, Ganjar Pranowo unggul di kalangan generasi X dengan raihan 39,8 persen. Kemudian secara berturut-turut, Ganjar meraih dukungan di kalangan generasi Z sebesar 35,5 persen, 34,8 persen di kalangan generasi milenial, 31,3 persen di kalangan baby boomers, dan 16,9 persen di kalangan interwar generation.

Baca jugaMantul, Relawan Indonesia Kuat Deklarasi Dukungan Untuk Prabowo Subianto

“Selisih generasi milenial yang memilih Pak Prabowo dengan yang memilih Ganjar itu tidak signifikan,” ujarnya.

Adapun, tambah dia, Anies Baswedan unggul di kalangan interwar generation dengan raihan dukungan sebesar 52,9 persen. “Meskipun Mas Anies kuat di generasi interwar tapi secara elektoral jumlah generasi tua ini sedikit,” ucapnya.

Baca juga :Habiburokhman Harap Golkar dan PAN Segera Dukung Prabowo

Secara berturut-turut, Anies meraih dukungan di kalangan generasi Z sebesar 22 persen, 21,9 persen di kalangan generasi milenial, 23,4 persen di kalangan generasi X, dan 14,2 persen di kalangan baby boomers.

Diketahui, generasi Z adalah kelompok usia yang lahir pada rentang tahun 1997-2012, generasi milenial lahir tahun 1981-1996, generasi X lahir tahun 1965-1980, baby boomers lahir tahun 1946-1964, dan interwar generation lahir tahun 1918-1943

 

(David/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Megapolitan

Mediapublik.co Jakarta – Hanya bermodalkan ramalan, sebagian masyarakat cenderung percaya kalau Prabowo Subianto akan menjadi presiden di usia tua. Ramalan itu sendiri memang pernah dilontarkan mantan Presiden Gus Dur. Namun yang namanya ramalan, tidak bisa dijadikan patokan, masih ada otoritas Tuhan Yang Maha Kuasa. “Tidak ada orang yang tahu persis masa depan seseorang,” kata Asep, warga Majalengka, Jawa Barat, saat ditanya wartawan, Kamis (25/01/2024). Ujang, warga lainnya, ikut menukas senada. Bagi Ujang, Prabowo sudah mencapai titik terakhir, sudah selesai, tak mungkin jadi presiden. “Pak Prabowo sudah finish, jangan mimpi,” kata Ujang yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online di taman kota Kuningan, Jawa Barat belum lama ini. Menurut Ujang, pasangan Prabowo Gibran, hanya bisa menang jika dilakukan dengan jalan curang. Pengamat politik yang juga Koordinator Kajian Merah Putih, Profesor Sutoyo Abadi pun menilai isu Prabowo bakal jadi presiden di usia tua, sangat tidak bisa dipertanggungjawabkan. Bahkan, kebenaran pernyataan Gus Dur itu kini malah jadi dipertanyakan oleh keluarga Gus Dur sendiri. “Sangat politis, bahkan kebenarannya sangat diragukan oleh keluarga Gus Dur melalui Yeni bahwa pernyataan tersebut dari Gus Dur tidak pernah ada,” tandas Sutoyo kepada wartawan di Jakarta. Sebaliknya, menurut Sutoyo, capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran kemungkinan akan kalah di pertarungan Pilpres…

Nasional

Mediapublik.co Jakarta – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengimbau masyarakat agar cermat memilih pemimpin. Dia menyarankan memilih pemimpin yang tidak suka marah-marah. Sebab, kalau pemimpinnya suka marah, ia khawatir akan berdampak pada rakyat yang dipimpinnya. “Kalau kawan kita yang satu marah terus, bagaimana kira-kira negara dipimpin oleh orang yang suka marah? Bagaimana kira-kira kalau dia berdebat dengan kepala negara lain, bisa ditonjok kepala negara lain,” imbuh JK, panggilan akrab Jusuf Kalla. Sentilan JK lantas direspons oleh Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid yang menyebut Prabowo adalah pihak yang disentil JK. Nusron menyebut Prabowo suka joget, bukan suka  marah. Benarkah? Tabiat Prabowo yang suka marah agaknya bukan terjadi saat debat Capres saja. Sejak 26 tahun yang lalu sebuah buku sejarah telah mencatat bahwa capres 3 kali gagal itu memang sering marah, bahkan di depan presiden. Fakta ini terungkap dalam sebuah perseteruan antara Presiden Habibie dan Pangkostrad Prabowo Subianto tahun 1998. Episode ini selalu menarik untuk disimak, apalagi soal kontroversi berakhirnya karier militer menantu Soeharto itu, apakah dipecat atau tidak. Tamatnya karier militer Prabowo terjadi saat Bacharudin Jusuf Habibie menjabat sebagai Presiden tahun 1998. Habibielah yang mencopot Prabowo Subianto kala itu dari jabatan Panglima Kostrad (Komando Strategis Angkatan Darat). Prabowo sempat marah dan…

Politik

Mediapublik.co Batulicin – Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Kabupaten Tanah Bumbu resmikan Posko Juang Prabowo Subianto Presiden 2024. Peresmkan dilakukan di Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu. Difriadi yang lebih akrab dikenal dengan panggilan Haji Difri selaku ketua DPC partai Gerindra kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Dia meresmikan langsung posko juang Prabowo Presiden pada Minggu(15/10/2023). “Diresmikan posko ini diharapkan kepada seluruh kader partai Gerindra dan simpatisannya agar senantiasa berjuang secara All out menyampaikan visi dan misi Prabowo Subianto kepada masyarakat luas untuk kesejahteraan masyarakat,” ucap Difri. Peresmian posko juang dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Dading Kalbuadi dari fraksi Gerindra beserta kader dan sejumlah simpatisan. (David) Post Views: 45

Nasional

Mediapublik.co Bogor – Ketua Umum GERAK 08, Revitriyoso Husodo di Cihideung Udik, Bogor, Jawa Barat menegaskan bahwa organisasi jaringan nasional relawannya akan mendukung penuh keputusan Bapak Prabowo Subianto memilih Calon Wakil Presidennya untuk pencapresan 2024 mendatang. Hal tersebut bukan hanya dikarenakan hak penuh Capres memilih cawapresnya, namun ia berkeyakinan Prabowo pasti sudah menentukan kriteria-kritria cawapres yang ideal melalui proses Panjang dan pertimbangan yang matang. ” Organisasinya yang beranggotakan pelaku UMKM, buruh migan, petani, nelayan, pekerja seni dan jaingan industri olah raga di delapan provinsi dan lebih dari 34 kabupaten/kota berharap semua tokoh-tokoh berkapasitas hebatserta berelektabilitas tinggi yang telah merapat, sebut saja Budiman Sudjatmiko, Yenny Wahid, Yusril Ihza Mahendra hingga Kaesang Pangarep, tetap akan solid mendukung pemenangan Capres Prabowo Subianto, siapapun yang terpilih nanti, 04/10/24. Ditambahkan Torop Sihombing, Ketua DPD GERAK 08 Sumatera Utara di Siantar menitipkan isu program hilirisasi industri yang melibatkan UMKM, pertanian dan kelautan membutuhkan “Bapak Angkat” kepada siapapun cawapres yang terpilih. “ Dengan kerjasama yang mesra tidak hanya dengan capres, namun dengan cawapres dalam penetrasi elektoral pada sektor-sektor ekonomi terpilih di masyarakat, niscaya suara capres Prabowo Subianto dan cawapres akan menang mutlak di Sumatera Utara”, ucap Torop. Sementara itu, M. Fakhri, Ketua DPD Jawa Barat sampaikan “Priangan…