Nasional

Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia Merajut Perdamaian Nusantara

69
×

Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia Merajut Perdamaian Nusantara

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto ; Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius foto bersama Panitia Pelaksana Pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia di Situs Bung Karno Kediri usai peletakan batu pertama, Sabtu (07/08/2023).

Mediapublik.co KEDIRI – “Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia Merajut Perdamaian Nusantara ini bukan pesantren keagamaan tapi pesantren kebangsaan. Disini akan fokus pada kesadaran berbangsa. Agar sadar kita ini berbangsa,” pesan tegas Kiai Moch. Mukhtar Mu’thi Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah saat peletakan batu pertama pembangunan pesantren.

Perlu diketahui, berdekatan dengan situs Persada Bung Karno, Ndalem Pojok di lereng gunung Kelud pada 7 Juli telah dimulai pembangunan pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia Merajut Nusantra (PJDBI). Tepatnya di desa Pojok Krapak,Kecamatan Wates, Kediri inilah dua ribuan orang dari berbagai lapisan gotong royong dan hadir dalam acara yang dihadiri pula oleh Kapuspen TNI, Laksama Muda Julius Widjojono, C.H.R.M.P. mewakili Panglima TNI dan sejumlah tokoh lintas agama dan komunitas.

Menariknya warga dari beragam profesi dan agama tidak hanya hadir menyaksikan prosesi peletakan batu pertama tapi juga ikut memberikan sumbangan spontan. Mulai tenaga, pikiran bahkan dana dan material dicurahkan sejak dua minggu sebelumnya dari berbagai daerah. Bahkan sumbangan spontanitas yang digalang oleh panitia dalam tempo 30 menit terkumpul hampir 50 juta rupiah.

“Atas Berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa shodaqoh spontanitas diikuti semua yang hadir termasuk Pak Kyai Muchtar, pejabat pemerintah, Bapak Kapuspen TNI, Dandim, Kapolres, Bakesbanpol hingga kepala Desa Pojok. Alhamdulillah terkumpul 45 juta lebih kurang dari 30 menit,” kata Suhardono, SE Ketua Panitia Pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa.

Menurutnya gotong royong itu sungguh diluar dugaan padahal hanya dengan kardus keliling.

“Kita tidak tahu masing-masing orang menyumbang berapa. Semua sukarela, kami tidak memaksa. Ini diluar dugaan kami,” aku Suhardono.

Suhardono dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa sesuai gambar desain, biaya pembangunan pesantren ini diperkirakan mencapai Rp 2 milyar dan pihaknya berjanji tidak akan membuat proposal.

“Pembangunan pesantren ini diperkirakan 2 rupiah milyar lebih dan kita ingin membangun Pesantren Jatidiri Bangsa ini dengan gotong royong dengan kesadaran cinta tanah air. Panitia sepakat tidak akan membuat proposal-proposal. Tapi siapapun kalau mau membantu dengan ikhkas kita terima,” tambah Kus Hartono Ketua Harian Situs Bung Karno mengutip sambutan Suhardono.

Menilik antusias masyarakat yang ingin menyaksikan peletakan baru pertama pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia ini cukup besar, panitia menyiapkan tenda cukup luas.

“Untuk antisipasi kita siapkan kursi dan konsumsi 2000 buah, tumbeng 40 buah dan makanan prasmanan untuk para tokoh lintas agama dan pejabat. Jadi yang hadir mungkin lebih dari 2500 orang lah,” ujar Erni Ningtyas Kordinator konsumsi.

Sementara itu Kapuspen TNI Laksama Muda JuliusWidjojono sangat mendukung penuh pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia.

“Saya sudah menghadap Bapak Panglima TNI dan beliau mendukung pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa. Acara ini amazing dan semesta alam mendukung. Tandanya Tuhan Memberkati kita semua,” ujar Laksama yang langsung disambut tepuk tangan meriah.

penggagas Pesantren Jatidiri Bangsa bersama Kapuspen TNI dan para tokoh lintas agama napak tilas ke rumah masa kecil Presiden Soekarno Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Kediri sekaligus ramah tamah.* (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Mediapublik.co Kediri | Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono, C.H.R.M.P. terus memberikan dorongan agar Pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia Merajut Perdamaian Nusantara yang dibangun di Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Ds. Pojok Kec. Wates Kab. Kediri segera terselesaikan. Ketua Panitia Pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia Merajut Perdamaian, Suhardono Progsus DPP Orshid mengatakan bulan ini Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono kembali memberikan support dengan mengirimkan dana untuk percepatan pembangunan. “Kebetulan untuk kebutuhan genteng pesantren ini masih ada yang kurang, seolah Bapak Kapuspen ini tahu kemudian mengirimkan dana untuk kekurangan pembelian genteng. Pas kita butuh kok ya pas beliau transfer, bagi kami ini Berkat Rahmat Allah,” aku Suhardono, Jum’at (03/11/2023). Suhardono mengaku sangat berterima kasih atas bantuan dari Kapuspen ini. “Atas nama pantia kami bersyukur dan mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono yang selalu memperhatikan dan memberikan semangat kepada kami. Semoga semua amal kita senantiasa bermanfaat dan mendapat limpahan Berkat Rahmat Allah,” tambah Pak Dono sapaan karib Suhardono. Sudah menjadi komitmen dan disampaikan secara terbuka bahwa dalam pembangunan Pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia ini panitia tidak akan membuat proposal atau mengajukan dana kepada fihak manapun, meski demikian panitia tidak akan menolak bagi siapun yang ingin membantu…

Nasional

Mediapublik.co Banten – Korem 064/MY menggelar upacara bendera tanggal 17 bulan Juli 2023 yang dipimpin oleh Kasrem 064/MY Kolonel Inf Nurkhan di lapangan Makorem 064/MY, Senin (17/07/2023). Pada kesempatan tersebut Kasrem 064/MY membacakan sambutan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Dalam amanatnya Panglima TNI mengatakan kita telah menyelesaikan program kerja semester pertama Tahun Anggaran 2023. Tugas yang dibebankan kepada TNI untuk menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia telah dapat kita laksanakan dengan baik. Selain itu, berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga, TNI tetap dipercaya masyarakat sebagai lembaga dengan tingkat kepercayaan tertinggi dengan nilai proporsi mencapai 95,8%. Untuk itu, kepada seluruh Perwira, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil TNI di seluruh penjuru tanah air, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas dedikasi, profesionalisme, dan kinerja yang telah kalian tunjukkan. “Jaga dan tingkatkan terus performa kalian agar TNI tetap dipercaya oleh masyarakat dan selalu mendapat khusus di hati rakyat ” ucap Panglima TNI pada amanat upacara 17-san. Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan situasi dan kondisi di dunia saat ini terus berkembang dengan cepat, dinamis, dan penuh dengan ketidakpastian, menyikapi beragam kondisi dan tantangan tersebut TNI sebagai alat…

Hukum dan Kriminal

Mediapublik.co Landak – Bupati Landak Periode 2017-2022, Karolin Margret Natasa meminta Panglima TNI untuk mengusut tuntas kasus penusukan DPT, warga Kecamatan Jleimpo Kabupaten Landak yang ditusuk oleh oknum anggota TNI di trotoar Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta pada Kamis (8/6/2023) “Saya minta Panglima TNI segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi keluarga korban yang notabenenya warga Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Kalbar,” kata Kata Politisi PDIP Cantik tersebut di Ngabang, Jumat, (9/6/2023) Karolin menegaskan pentingnya penyelidikan yang menyeluruh terhadap kasus tersebut. Ia menekankan bahwa pelaku harus dihadapkan pada keadilan dan meminta Panglima TNI untuk bertindak secepat mungkin. Dia juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam terhadap kejadian tragis ini, terutama karena korban adalah warga dari Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Ia menegaskan pentingnya memberikan keadilan bagi keluarga korban, serta memastikan bahwa kasus ini diusut dengan tuntas. “Penusukan tersebut mencerminkan kejadian yang sangat serius dan menunjukkan perlunya tindakan yang tegas untuk mengatasi kasus tersebut. Saya berharap bahwa lembaga penegak hukum, termasuk TNI, dapat menjamin keamanan dan keadilan bagi semua warga negara, tanpa terkecuali,” tuturnya. Menurutnya, Panglima TNI, sebagai pimpinan tertinggi Tentara Nasional Indonesia, diharapkan akan segera merespons permintaannya tersebut, karena tindakan hukum yang tegas harus diterapkan untuk memberikan keadilan kepada korban…