Nasional

Politisi Gerindra Dukung Peningkatan Pengusaha Lokal dan Retail

39
×

Politisi Gerindra Dukung Peningkatan Pengusaha Lokal dan Retail

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto : Anggota DPR RI Komisi II Daerah pemilihan Kalimantan Selatan II Drs Difiradi melakukan serapan Aspirasi Masyarakat, Minggu (15/10/2023)

Mediapublik.co Banjarmasin – Anggota DPR RI Komisi II Daerah pemilihan Kalimantan Selatan II Drs Difiradi melakukan serapan Aspirasi Masyarakat. Kegiatan tersebut dengan tema Ekonomi Kerakyatan yang berkeadilan, di Banjarmasin, Kamis (12/10/2023).

Kegiatan di ikuti Mahasiswa di kota Banjarmasin. Tujuannya agar mendapatkan masukan dari pada kaum milenial dan gen z terkait ekonomi kerakyatan seperti apa yang diharapkan era saat ini.

Pada kesempatan tersebut, Politisi Gerindra menjelaskan bahwa ekonomi kerakyatan dikembangkan dengan mengedepankan pemberdayaan Masyarakat. Kata Difriadi terutama mengutamakan kesejahteraan Masyarakat bukan orang per orang.

“Perlu memunculkan dan mensupport wirausaha-wirausaha sesuai dengan aturan yang berlaku serta membangun sinergi antara retailer, pengusaha lokal dan produk local, “ujar Difriadi Legislator adal Daerah Pemilihan Provinsi Kalimantan Seoatan II, Minggu (15/10/2023).

Menurut Difriadi, ekonomi kerakyatan jelas tercantum dalam UUD 1945 pasal 33. Dalam hal ini jika dikaitkan dengan ekonomi islam (ekonomi Syariah) tidak lah jauh berbeda.

“Ekonomi Kerakyatan dan ekonomi Syariah keduanya memiliki tujuan untuk mensejahterakan seluruh lapisan Masyarakat,” kata M. Yasir Fahmi, S.PdI, MSi salah satu narasumber yang juga merupakan dosen Politeknik Negeri Banjarmasin jurusan akuntansi.

“Maka ekonomi kerakyatan dan ekonomi syariah di Indonesia dapat seiring sejalan karena memiliki kesamaan dalam aspek praktis dan tujuan yang dicapai,”tegasnya lagi.

Menjawab pertanyaan mahasiswa terkait maraknya bisnis atau toko retail saat ini dan bagaimana menghadapinya, Drs.Difriadi menjelaskan bahwa hal tersebut tergantung pada kepala daerahnya dan bagaimana Masyarakat lokal dapat mengantisipasi hal tersebut.

“Maka penting untuk para mahasiswa bisa menciptakan bentuk wirausaha yang bisa menghadapi hantaman bisnis retail yang ada,”pungkas Difriadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *