Hukum dan Kriminal

Politisi PDIP Dorong Panglima TNI Tindak Tegas Anggotanya

66
×

Politisi PDIP Dorong Panglima TNI Tindak Tegas Anggotanya

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto : Bupati Landak Periode 2017-2022, Karolin Margret Natasa meminta Panglima TNI untuk mengusut tuntas kasus penusukan DPT, warga Kecamatan Jleimpo Kabupaten Landak yang ditusuk oleh oknum anggota TNI di trotoar Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta pada Kamis (8/6/2023)

Mediapublik.co Landak – Bupati Landak Periode 2017-2022, Karolin Margret Natasa meminta Panglima TNI untuk mengusut tuntas kasus penusukan DPT, warga Kecamatan Jleimpo Kabupaten Landak yang ditusuk oleh oknum anggota TNI di trotoar Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta pada Kamis (8/6/2023)

“Saya minta Panglima TNI segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi keluarga korban yang notabenenya warga Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Kalbar,” kata Kata Politisi PDIP Cantik tersebut di Ngabang, Jumat, (9/6/2023)

Karolin menegaskan pentingnya penyelidikan yang menyeluruh terhadap kasus tersebut. Ia menekankan bahwa pelaku harus dihadapkan pada keadilan dan meminta Panglima TNI untuk bertindak secepat mungkin.

Dia juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam terhadap kejadian tragis ini, terutama karena korban adalah warga dari Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Ia menegaskan pentingnya memberikan keadilan bagi keluarga korban, serta memastikan bahwa kasus ini diusut dengan tuntas.

“Penusukan tersebut mencerminkan kejadian yang sangat serius dan menunjukkan perlunya tindakan yang tegas untuk mengatasi kasus tersebut. Saya berharap bahwa lembaga penegak hukum, termasuk TNI, dapat menjamin keamanan dan keadilan bagi semua warga negara, tanpa terkecuali,” tuturnya.

Menurutnya, Panglima TNI, sebagai pimpinan tertinggi Tentara Nasional Indonesia, diharapkan akan segera merespons permintaannya tersebut, karena tindakan hukum yang tegas harus diterapkan untuk memberikan keadilan kepada korban dan keluarganya.

“Kejadian ini juga mengingatkan pentingnya pengawasan dan disiplin di kalangan personel TNI. Saya mengharapkan bahwa insiden serupa tidak akan terulang di masa depan dan mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Karolin.

Karolin juga mengatakan bahwa selama proses penyelidikan berlangsung, diharapkan pihak berwenang akan memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada masyarakat. Hal ini penting agar masyarakat dapat merasa yakin bahwa kasus ini ditangani dengan serius dan tidak ada upaya untuk menutup-nutupi kebenaran.

Seperti diketahui, seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di trotoar Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (8/6/2023) pagi. Pria malang itu diduga menjadi korban pembunuhan.

Korban tergeletak bersimbah darah dalam keadaan tak bernyawa tersebut viral di media sosial. Dalam video viral itu, korban tampak tergeletak di trotoar bersimbah darah.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin membenarkan penemuan pria tergeletak bersimbah darah itu.

“Iya benar. Ditemukan tadi pagi jam 6. Kebetulan Patroli di Senen sedang bertugas melihat ada ramai-ramai. Ada orang yang sudah bersimbah darah dan ternyata di sana ada rekannya. Dari pengakuan rekannya ada terlibat perkelahian dengan seseorang yang sebelumnya mereka ketahui berawal dari kelompok ini 5-6 orang ini nongkrong di Kota Tua,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Dari hasil penyelidikan, penusukan bermula ketika pelaku dan teman-temannya menyewa sound system korban. Mereka lalu nyanyi-nyanyi sampai larut lagi dan korban menegur lalu menyuruh membayar sewa sound system.

“Kemudian ditagih uang sewa oleh korban, terus salah satu pelaku ambil dulu di ATM. Kemudian mereka sama-sama naik motor ke ATM diikuti oleh korban, diikuti sampai Kramat Raya di TKP. Sampai di TKP, disalip korban ditanyakan ‘sudah banyak ATM di lewati kok nggak berhenti berhenti’. Habis itu terjadi cekcok kemudian ditusuk,” paparnya.

Terduga pelaku penusukan diduga merupakan anggota TNI AD. Hal tersebut berdasarkan identitas yang didapat Kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Mediapublik.co Banten – Korem 064/MY menggelar upacara bendera tanggal 17 bulan Juli 2023 yang dipimpin oleh Kasrem 064/MY Kolonel Inf Nurkhan di lapangan Makorem 064/MY, Senin (17/07/2023). Pada kesempatan tersebut Kasrem 064/MY membacakan sambutan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Dalam amanatnya Panglima TNI mengatakan kita telah menyelesaikan program kerja semester pertama Tahun Anggaran 2023. Tugas yang dibebankan kepada TNI untuk menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia telah dapat kita laksanakan dengan baik. Selain itu, berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga, TNI tetap dipercaya masyarakat sebagai lembaga dengan tingkat kepercayaan tertinggi dengan nilai proporsi mencapai 95,8%. Untuk itu, kepada seluruh Perwira, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil TNI di seluruh penjuru tanah air, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas dedikasi, profesionalisme, dan kinerja yang telah kalian tunjukkan. “Jaga dan tingkatkan terus performa kalian agar TNI tetap dipercaya oleh masyarakat dan selalu mendapat khusus di hati rakyat ” ucap Panglima TNI pada amanat upacara 17-san. Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan situasi dan kondisi di dunia saat ini terus berkembang dengan cepat, dinamis, dan penuh dengan ketidakpastian, menyikapi beragam kondisi dan tantangan tersebut TNI sebagai alat…

Nasional

Mediapublik.co KEDIRI – “Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia Merajut Perdamaian Nusantara ini bukan pesantren keagamaan tapi pesantren kebangsaan. Disini akan fokus pada kesadaran berbangsa. Agar sadar kita ini berbangsa,” pesan tegas Kiai Moch. Mukhtar Mu’thi Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah saat peletakan batu pertama pembangunan pesantren. Perlu diketahui, berdekatan dengan situs Persada Bung Karno, Ndalem Pojok di lereng gunung Kelud pada 7 Juli telah dimulai pembangunan pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia Merajut Nusantra (PJDBI). Tepatnya di desa Pojok Krapak,Kecamatan Wates, Kediri inilah dua ribuan orang dari berbagai lapisan gotong royong dan hadir dalam acara yang dihadiri pula oleh Kapuspen TNI, Laksama Muda Julius Widjojono, C.H.R.M.P. mewakili Panglima TNI dan sejumlah tokoh lintas agama dan komunitas. Menariknya warga dari beragam profesi dan agama tidak hanya hadir menyaksikan prosesi peletakan batu pertama tapi juga ikut memberikan sumbangan spontan. Mulai tenaga, pikiran bahkan dana dan material dicurahkan sejak dua minggu sebelumnya dari berbagai daerah. Bahkan sumbangan spontanitas yang digalang oleh panitia dalam tempo 30 menit terkumpul hampir 50 juta rupiah. “Atas Berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa shodaqoh spontanitas diikuti semua yang hadir termasuk Pak Kyai Muchtar, pejabat pemerintah, Bapak Kapuspen TNI, Dandim, Kapolres, Bakesbanpol hingga kepala Desa Pojok. Alhamdulillah terkumpul 45 juta lebih kurang dari…