Nasional

Terkutuk, ABG 13 Tahun di Bayah Diduga Diperkosa 4 Remaja

72
×

Terkutuk, ABG 13 Tahun di Bayah Diduga Diperkosa 4 Remaja

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Mediapublik.co LEBAK – Seorang gadis berusia 13 tahun warga Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, diduga telah mengalami tindak perkosaan yang dilakukan oleh 4 remaja asal Kecamatan Bayah, Lebak Banten, Rabu (11/10/2023)

Namun, 4 orang terduga pelaku pemerkosaan yang merupakan warga Desa Bayah Barat tidak diproses hukum, lantaran terjadi proses perdamaian antara keluarga korban dengan pelaku yang difasilitasi oleh pemerintah desa masing-masing.

Korban yang disamarkan namanya tersebut, diduga mengalami tindak kekerasan seksual pada 24 September lalu, saat batal menyaksikan konser musik yang diadakan di Kecamatan Bayah. Akibatnya, korban saat ini mengalami trauma dan masih menjalani perawatan medis.

Berdasarkan informasi yang didapat, keluarga korban mengaku mendapat tekanan saat kesepakatan damai terjadi, bahkan laporan yang telah dibuat di Polsek Bayah juga diminta untuk dicabut kembali.

Tim redaksi mencoba melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Bayah Barat, Usep Suhendar, lewat pesan singkat WhatsApp, namun hingga berita ini diturunkan Usep belum memberikan penjelasan walau pesan bertanda telah diterima.

Sementara itu, Kepala Desa tempat korban berdomisili, Suryana, menjelaskan saat kesepakatan damai dibuat ia tengah berada di rumah sakit, “Saya saat itu sedang di rumah sakit, ada keluarga yang sakit. Saat itu, orang tua korban katanya sepakat untuk damai,” jelas Suryana lewat pesan singkat.

Kapolsek Bayah, Iptu Samsu Riyanto, dikonfirmasi soal ini juga belum memberikan jawaban. Pesan singkat WhatsApp juga telah bertanda diterima oleh yang bersangkutan.

UPTD PPA DP2KBP3A Lebak akan melakukan pendampingan kepada korban

Kepala UPTD PPA DP2KBP3A Kabupaten Lebak, Puji Astuti, mengaku telah mengetahui kejadian tersebut dan rencananya akan menurunkan tim untuk bertemu dengan korban dan keluarganya.

“Harusnya pagi tadi tim UPTD pendampingan, namun korban masih dirawat di Puskesmas, dan belum bersedia dibawa ke Rangkasbitung. Insya Allah tim akan ke lokasi korban,” jelas Puji, Selasa (10/10) malam.

Selain melakukan konseling dan trauma healing, Puji juga menjamin akan menyiapkan pengacara atau kuasa hukum jika kasus ini bergulir ke proses hukum,

“Ya kami juga akan menyiapkan tim advokat,” tambahnya.

Anggota DPRD Lebak mengutuk keras tindakan kekerasan seksual terhadap anak

Anggota DPRD Lebak, Musa Weliansyah, mengutuk keras dugaan tindakan pemerkosaan yang dilakukan tethadap anak dibawah umur tersebut. Ia mendesak UPTD PPA untuk segera jemput bola mendampingi korban.

“Ini perbuatan keji dan biadab, tidak boleh dibiarkan, polisi harus segera menangkap para pelakunya, dan diproses hukum semaksimal mungkin. Karena kesepakatan damai tidak bisa menggugurkan tindak pidananya,” tegas Musa.

Anggota Fraksi PPP ini juga mengaku siap melakukan pendampingan terhadap korban untuk menempuh proses hukum, “Kami siap mendampingi korban untuk mendapatkan keadilan atas kejadian yang telah menimpanya tersebut,” pungkas Musa.  (David)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Mediapublik.co, Lebak, – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak, Banten menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara serta penerapan penggunaan Sirekap Pemilu 2024 di Villa Suma, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Rabu (31/01/2024). Hadir dalam acara; KPU Provinsi Banten, Ketua KPU Lebak Ni’matullah, Bawaslu Kabupaten Lebak, Kesbangpol Lebak, Camat Panggarangan Ahmad Faidullah bersama jajaran, Camat se-Dapil IV, Kapolsek Bayah AKP Malik Abraham, S.Pd., Danramil 0315/Bayah Kapten Arm Nasori, Kepala Desa Bayah Barat Usep Suhendar, PPK Dapil lV, PPS se-Kecamatan Bayah, Panwascam Bayah, PKD Bayah Barat, Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat. Jelang Pemilu, KPU Lebak gencar melakukan simulasi dan persiapan agar pelaksanaan Pemilu lancar dan tanpa kendala dengan jumlah TPS di Kabupaten Lebak seluruhnya mencapai 3.995 TPS. Dikatakan Ketua KPU Lebak, dengan simulasi ini, petugas PPS, Panwas, maupun warga yang memiliki hak konstitusi untuk mencoblos tidak kebingungan lagi saat hari H Pileg dan Pilpres tanggal 14 Pebruari 2024 mendatang. “Karena kita ingin melihat dan memberikan gambaran kepada petugas KPPS, bagaimana nanti pelaksanaanya pada tanggal 14 Februari, pada saat pencoblosan, seperti inilah pelaksanaanya, dan ini kita lakukan sampai tahap penghitungan, hingga malam,” ucap Ni’matullah, dalam sambutannya. Ia juga mengatakan, pihaknya ingin edukasi kepada anggota KPPS sebagai ujung tombak pelaksanaan hajat kita…

Banten

Mediapublik.co, Lebak, – Penjabat Bupati Lebak didampingi kepala dinas terkait melakukan rapat koordinasi lintas sektoral ATR/BPN tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di The Opus Grand Ballroom The Tribarata Dharmawangsa Jakarta, Senin (22/01/2024) Pada kesempatan tersebut Penjabat Bupati Lebak menyampaikan paparan terkait RDTR Wilayah Perencanaan (WP) Kecamatan Rangkasbitung dan Bayah. Selanjutnya “Tujuan dari RDTR WP Kecamatan Rangkasbitung yaitu mewujudkan kawasan perkotaan Rangkasbitung sebagai pusat pelayanan administrasi kawasan yang didukung kegiatan perdagangan, jasa, industri dan pariwisata serta menjadi simpul transportasi yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, sedangkan tujuan dari RDTR WP Kecamatan Bayah mewujudkan Bayah Sebagai gerbang ekonomi Wilayah Selatan Banten dengan pengembangan pusat perdagangan dan jasa, industri, pariwisata dan perkebunan yang ramah lingkungan, berkelanjutan dan tangguh bencana,” tutur Iwan. Terakhir Iwan berharap kementrian lembaga ATR/BPN melakukan langkah langkah percepatan terkait penyusunan RDTR khususnya di Kabupaten Lebak. (Djael) Post Views: 218

Hukum dan Kriminal

Mediapublik.co, Bandung – Jumlah korban tewas bertambah dalam kecelakaan antara Kereta Api Turangga PLB 65A dengan Kereta api Commuter Line Bandung 350 di KM 181+700 kawasan Haurpugur, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024). Kini, jumlah korban tewas menjadi tiga orang. Semua korban tewas telah dievakuasi ke Rumah Sakit Daerah Cicalengka. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Ibrahim Tompo mengatakan, tiga korban tewas adalah Julian Dwi Setiono, Ponisan, dan Andrian. ”Julian adalah masinis KA KRD Lokal Padalarang Cicalengka dan Ponisan sebagai asisten masinis KA KRD Lokal. Sementara Andrian sebagai pramugara KA Turangga,” kata Ibrahim, Jumat. Ia menuturkan, total 28 korban mengalami luka-luka dalam insiden ini. ”Semua korban tewas dan luka-luka telah dievakuasi ke RSUD Cicalengka,” ujarnya. Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan, enam fasilitas kesehatan telah disiapkan bagi puluhan korban luka akibat kecelakaan tersebut. Enam fasilitas kesehatan ini adalah RSUD Cicalengka, Puskesmas Cicalengka, Puskesmas Rancaekek, RS AMC, RS Harapan Keluarga, dan RS Kesehatan Kerja Jabar. Berdasarkan data Polda Jawa Barat, 28 korban luka-luka dan tiga korban tewas dalam peristiwa tersebut. ”Sebanyak 24 korban luka telah dievakuasi ke RSUD Cicalengka, sementara korban lainnya dievakuasi ke Puskesmas Cicalengka, dan RS Kesehatan Kerja,” tutur Bey. Ia menambahkan, proses evakuasi korban…

Daerah

MediaPublik.co, Lebak – Galian yang diduga ilegal di Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak ditutup paksa warga. Bukan tanpa sebab pasalnya galian tersebut sudah meresahkan masyarakat dan menyebabkan banyak sekali Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) di daerah tersebut. Namun pantauan awak media teropongistana.com galian tanah tersebut kini masih tetap bandel beroperasi, bekas ceceran tanah yang mengeras di jalan raya pun masih terlihat. Senin (01/01/2024). Dari video yang sebelumnya diterima oleh awak media yang berdurasi 24 detik menayangkan puluhan warga menutup akses jalan galian yang diduga ilegal tersebut. Tak hanya itu pengambil gambar juga menjelaskan bahwa 40 lebih kendaraan bermotor berjatuhan akibat jalan raya licin oleh tanah yang berceceran bercampur air hujan di kawasan tersebut. Video lainnya yang berdurasi 28 detik pun menayangkan korban luka-luka di bagian kepala dan lengan, akibat terjatuh dari kendaraan saat melintas di lokasi penambangan tanah ilegal tersebut. Sementara itu, Suparti pemilik galian saat dikonfirmasi terkait pertanggungjawaban kepada para korban hingga berita ini ditayangkan belum memberikan jawaban kepada wartawan. Di tempat lain, Ipda Aldika Sitorus ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya mengatakan, akan perintahkan anggotanya ke lokasi untuk monitor masalah ini. ” Terimakasih infonya, Nanti anggota saya suruh check kesana”. Singkatnya. (Angga R)  Post Views: 124