Hukum dan Kriminal

Tim Direktorat JAM PIDSUS Geledah Rumah Dinas dan Kantor Menkominfo Jhonny plate

118
×

Tim Direktorat JAM PIDSUS Geledah Rumah Dinas dan Kantor Menkominfo Jhonny plate

Sebarkan artikel ini
Foto: Tim Direktorat JAM PIDSUS Geledah Rumah Dinas dan Kantor Menkominfo Jhonny plate

MediaPublik.co,Jakarta | Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) melakukan penggeledahan di 2 lokasi yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 s/d 2022.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana menjelaskan, penggeledahan dilakukan 2 lokasi diantaranya yaitu di Rumah Dinas Menteri Komunikasi dan Informatika beralamat di Komplek Perumahan Menteri, Jalan Widya Candra V No. 27, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika beralamat di Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta Pusat.

“Penggeledahan dilakukan guna mengumpulkan barang bukti terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 s/d 2022,”ungkapnya.

Mengenakan rompi warna pink khas Kejagung RI Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menjadi tersangka dugaan korupsi penyediaan menara base transceiver station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung 1, 2, 3, 4, dan 5 Bakti Kementerian Kominfo tahun 2020-2022.

Kejagung langsung menahan Plate, usai ditetapkannya tersangka. Johnny Plate ditetapkan status tersangka oleh penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus usai memeriksa Plate.

“Ditetapkan tersangka dan langsung dilakukan penahanan seperti apa yang dilihat tadi,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana dalam jumpa pers di Kejagung, Rabu (17/6/2023).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Mediapublik.co BOGOR – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) melaksanakan Razia kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jum’at (24/11) Bersama jajaran Aparat Penegak Hukum (APH) yaitu TNI dan Polri, razia tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur Dedy Cahyadi, dimulai dengan Apel Pembukaan serta pengarahan singkat, menyampaikan kegiatan ini menindaklanjuti  Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN). “Razia ini bentuk Komitmen jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur untuk terus berkontribusi dalam pencegahan dan penindakan gangguan keamanan di Lapas,” terangnya. Dedy menegaskan Razia bersama ini merupakan Langkah Progresif yang dilakukan Lapas Narkotika Gunung Sindur dalam mewujudkan Kunci Pemasyarakatan maju yakni melalui 3+1 meliputi deteksi dini, berantas Narkoba dan Sinergitas dengan Aparat Penegak Hukum (APH) + Back To Basic,” tegasnya. Dedy juga menghimbau agar saat melaksanakan razia tetap dalam keadaan tertib dan humanis dengan penuh integritas dan disiplin yang tinggi, ungkapnya. Hal ini juga sebagai deteksi dini pada Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban. “Selanjutnya tim yang sudah dibagi bergerak…