Kesehatan

USG Bantu Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil di Badui

75
×

USG Bantu Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil di Badui

Sebarkan artikel ini

Mediapublik.co, Banten – Wilayah Suku Badui yang berada di pedalaman Banten, tepatnya Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, merupakan wilayah kerja dari puskesmas Cisimeut. Selain desa Kanekes, Puskesmas Cisimeut memiliki wilayah kerja 5 desa lainnya, yakni Margawangi, Bojongmenteng, Nayagati, Cisimeut, dan Cisimeut Raya.

Desa Kanekes sendiri terdapat 68 kampung, 3 kampung di antaranya merupakan tempat warga Badui Dalam tinggal, yakni Kampung Cibeo, Kampung Cikeusik, dan Kampung Cikertawana.

Untuk menjangkau semua kampung, pelayanan kesehatan dilakukan dengan mendirikan 9 Posyandu dengan masing-masing 1 bidan. Sehingga, setiap Posyandu ada yang melayani 4 hingga 7 kampung. Posyandu yang dibangun berbentuk seperti rumah warga sekitar agar mereka nyaman saat memeriksakan kesehatannya.

Jumlah Kematian Ibu di puskesmas Cisimeut tahun 2022 sebanyak 5 dan saat ini sampai Juni 2023 tercatat 3 kematian ibu. Untuk Badui sendiri walau sudah ada Posyandu masih sering ditemukan kematian ibu akibat melahirkan.

Salah satu bidan Puskesmas Cisimeut yang bertugas di Desa Kanekes, Rika Nopita mengatakan sebelumnya kematian ibu terjadi karena terlambatnya deteksi kelainan selama kehamilan. Ibu hamil dari suku Badui biasanya tidak rutin melakukan ANC karena pada bulan berikutnya ibu hamil ini pergi ke ladang. ( 11 Juni 2023 )

Saat ini kendala tersebut dapat diatasi dengan adanya pemeriksaan menggunakan USG untuk memeriksa kondisi kandungan ibu hamil di Badui Dalam.

Sebelumnya, pemeriksaan kandungan dilakukan di klinik dan Puskesmas yang memiliki USG yakni Puskesmas Leuwidamar.

Bulan Oktober 2022, puskesmas Cisimeut mendapatkan USG portable dari RS Universitas Indonesia, USG portable ini digunakan untuk pemeriksaan di Posyandu. Sementara USG di Puskesmas Cisimeut pada awal 2023 didapatkan dari Dinas Kesehatan Lebak.

“Sekarang sudah ada (USG) kita punya jadwal setiap Selasa dan Kamis di Puskesmas dan diperiksa oleh dokter SpOG. Ibu hamil yg datang juga banyak untuk USG karena dekat,” ujar Rika.

Saat ini jumlah ibu hamil di Badui Dalam yang sudah dilakukan pemeriksaan kandungan dengan USG sebanyak 51 ibu hamil dari Desa Kanekes. Kalau di Puskesmas lebih dari 50 ibu hamil per bulan karena menerima pemeriksaan ibu hamil dari beberapa desa.

Dikatakan Rika, pada saat pemeriksaan seorang ibu hamil di Posyandu dengan USG, terlihat 2 kepala bayi dan detak jantung ada di 2 titik. Ia langsung konsultasi ke dokter SpOG di Puskesmas Cisimeut dan menunjukkan hasil USG nya.

“Saya beritahu ibu hamil tersebut bahwa kemungkinan memiliki dua anak kembar dan menyarankannya periksa ke Puskesma. Kita juga melaksanakan penyuluhan tanda bahaya kehamilan dan memberikan tablet Fe (zat besi) di Posyandu,” katanya.

Selain itu, ketika ada kelainan saat USG, bidan harus langsung konsultasi ke SpOG.

“Kita bersyukur sudah dapat alat USG ini soalnya manfaat nya banyak khususnya untuk masyarakat di Badui Dalam,” ucap Rika.

Berita ini bersumber dari Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620 dan alamat email kontak@kemkes.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

MediaPublik.co, Cirebon | Lapas Cirebon berikan Pelayanan kesehatan mental dan jiwa bagi WBP. Pelayanan kesehatan mental dan jiwa ini tentunya sangat bermanfaat bagi warga binaan yang telah mengalaminya, atau bahkan mencegah gangguan kesehatan dan mental warga binaan. Kegiatan pelayanan kesehatan ini, tentunya sebagai komitmen Lapas Cirebon dalam pencegahan serta pengobatan kesehatan mental untuk Warga binaan. Baca Juga : Tingkatkan Iman dan Taqwa, Lapas Cirebon Gelar Pasbi SIHANI Selain itu juga tidak menghalangi warga binaan dalam menerima hak-hak nya dalam program integrasi karena keterbatasan mental. Dengan hal tersebut, maka tidak adanya diskriminasi, semua diperlakukan sama dalam hal pemenuhan hak-hak nya. Diharapkan dengan adanya pelayanan kesehatan mental dan jiwa ini bisa terus terlaksana dan dapat banyak membantu warga binaan di Lapas Cirebon. Editor : (Deni/red)  Post Views: 116

Banten

  Mediapublik.co, Pandeglang – Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Januari – November 2023 didapatkan penemuan kasus baru HIV sebanyak 69 kasus. Adapun jumlah total ODHIV (orang dengan HIV) yang hidup dan mengetahui statusnya sebanyak 186 orang. Kasus HIV/AIDS bagaikan fenomena gunung es, kasus dimasyarakat jauh lebih banyak dibandingkan dengan kasus yang tercatat dan terlaporkan. Melihat hal ini pemerintah daerah melalui dinas kesehatan Pandeglang melakukan perluasan akses masyarakat dengan membuka 6 Pelayanan Dukungan Pengobatan (PDP) HIV/AIDS. Pelayanan dukungan pengobatan HIV/AIDS memberikan layanan konseling, pemeriksaa serta pengobatan HIV. Dalam melakukan pelayanannya kenyamanan, keselamatan serta kerahasian menjadi hal yang diutamakan. Pelayanan dukungan pengobatan HIV di kabupaten Pandeglang tersedia di RSUD Berkah, RSUD Aulia, Puskesmas Panimbang, Puskesmas Saketi, Puskesmas Labuan dan Puskesmas Cadasari. Kesemua layanan tersebut dilengkapi dengan sarana prasaran dan obat obatan untuk memberikan perawatan yang optimal. Masyarakat Pandeglang bisa datang untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan keenam layanan tersebut. (Djael) Post Views: 35

Kesehatan

DPR RI Ajak Mahasiswa Tangerang Sosialisasi Undang-Undang Tentang Kesehatan Bersama Kemenkes Mediapublik.co,KOTA TANGERANG, | Muhammad Rizal Anggota Komisi IX DPR RI fraksi PAN menggandeng Biro Hukum Kementrian kesehatan RI Sosialisasi undang-undang no 17 tahun 2023 tentang kesehatan kepada masyarakat kota Tangerang. Kegiatan sosialisasi tersebut guna memberikan pemahaman terkait peraturan perundang-undangan bidang kesehatan ke masyarakat, kegiatannya di gelar di Aula Poltekkes Banten jurusan keperawatan di Neglasari, Kota Tangerang. Adapun pesertanya yang hadir dari kalangan mahasiswa ITB ahmad Dahlan, FIKES UMT, BEM Poltekkes Banten, Perwakilan Organisasi Profesi (IDI, IBI, PPNI, PERSAGI, HAKLI, PAEI, PATELKI, IAI, PPPKMI) dan elemen masyarakat lainnya. Hadir sebagai narasumber Ibu Indah Febrianti,SH.MH Kepala Biro Hukum Kementerian Kesehatan RI, Direktur Poltekkes Kemenkes Banten Prof.Dr.Khayan.SKM.MKes. Dewan muhamamd Rizal mengatakan kesehatan merupakan hak setiap warga Negara Indonesia dan Negara bertanggungjawab untuk mewujudkannya, maka dari itu pemerintah terus memperbaiki regulasi tentang kesehatan. “Masyarakat berhak memahami tentang peraturan perundang-undangan tentang kesehatan, agar mereka dapat mudah mengakses layanan kesehatan,” kata dewan Muhammad Rizal Politisi PAN asal daerah pemilihan Banten III, Tangerang Raya, Jumat (24/11/2023). Dewan Rizal menjelaskan UU Kesehatan tersebut merupakan wujud mendekatkan pelayanan kesehatan yang merata bagi masyarakat. Selain itu sebagai wujud memenuhi hak dasar rakyat yang menjadi kewajiban negara. “Ini penting untuk…

Politik

Mediapublik.co,TANGSEL, – Dewan Muhammad Rizal Anggota Komisi IX DPR RI bersama Direktorat Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menggelar kegiatan sosialisasi Germas gerakan masyarakat hidup sehat di Kota Tangerang Selatan. Kegiatan sosialisasi germas tersebut bertemakan sosialisasi program peningkatan kualitas kesehatan lingkungan dengan STBM 5 Pilar. Kegiatannya di gelar di balai ratu permai, kelurahan sawah baru, kecamatan Ciputat, Tangsel. Kegiatan sosialisasi tersebut di hadiri narasumber dari Direktur Penyehatan Lingkungan dr. Anas Makruf, MKM dan anggota DPR RI fraksi PAN Muhammad Rizal SH M.Si serta dari Tim Kemenkes RI. Dewan Muhammad Rizal mengatakan kegiatan ini dalam rangka memberikan wawasan dan pengetahuan tentang program kesehatan lingkungan. “Kegiatan sosialisasi tentang kesehatan ini penting sekali, masyarakat kita semuanya harus menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih agar terhindar dari berbagai penyakit, lebih baik mencegah dari pada mengobati,” jelasnya, Minggu (9/7/2023). Dewan Rizal menjelaskan meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan di masyarakat yaitu dengan cara sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). STBM adalah pendekatan untuk mengubah perilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan. Sedangkan Pilar STBM adalah perilaku higienis dan saniter yang digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Pilar STBM itu ditujukan untuk memutus mata rantai penularan penyakit dan keracunan. Adapun 5 Pilar STBM…