Politik

Prabowo Capres Bersih dan Miliki Kinerja Terbaik

239
×

Prabowo Capres Bersih dan Miliki Kinerja Terbaik

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto; Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra Sekaligus Menhan RI, Capres 2024.

Mediapublik.co Jakarta – Calon Presiden (Capres) Partai Gerindra Prabowo Subianto dinilai sebagai pemimpin dengan kinerja terbaik dan bersih dari berbagai tindakan yang merugikan negara serta masyarakat. Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat menyatakan Prabowo sebagai pengusaha jauh dari kata bisnis ilegal.

Baca Juga : Tekankan Keberlanjutan Hilirisasi, Prabowo Berkomitmen Mewujudkan Kedaulatan Nasional

Ketum Gerindra tersebut juga jauh dari praktik-praktik yang merugikan negara seperti korupsi di pemerintahan sehingga merugikan masyarakat.

“(Prabowo) mendirikan partai dan menjadi nomor dua terbesar, berbisnis yang legal, tidak pernah korupsi, dan sebagainya,” kata Imam.

Imam menjelaskan hal ini karena sosok pemimpin Prabowo yang sangat ikhlas mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Sehingga, Menteri Pertahanan tersebut selalu mengedepankan kepentingan negara dan masyarakat dalam setiap keputusan yang diambil dalam pemerintahan.

Baca Juga :Survei Indikator: Prabowo 36,8%, Ganjar 35,7%, Anies 21,5%

Hal ini juga membuat Prabowo sebagai pemimpin yang kaya akan pengalaman dalam mengayomi negara dan masyarakat menuju kemajuan di masa depan. Imam mengatakan pengalaman Prabowo tak sebatas dalam bidang militer dan pertahanan namun juga dalam bidang ekonomi serta solutif dalam berbagai persoalan.

Imam mengatakan pengalaman Prabowo di bidang kepemimpinan terbentuk lantaran rasa kecintaan kepada negara dan bangsa Indonesia yang sangat tinggi. Sehigga menjadi langkah tepat untuk menjadikan pemimpin bersih dan berpengalaman tersebut sebagai pemimpin Indonesia selanjutnya.

(David/Red)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Mediapublik.co, Jakarta – Apabila masyarakat mendapati indikasi ketidaknetralan prajurit TNI dalam kontestasi Pemilu 2024, dapat melaporkan kepada kami (TNI) melalui prosedur yang telah ditetapkan dengan disertai bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Hal tersebut kembali ditekankan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di depan para awak media, usai mengikuti perayaan Natal Bersama Keluarga Besar TNI AD se-Gartap 1/Jakarta, di Balai Kartini, Jakarta, Senin (5/2/2024). “Kan sebetulnya sudah berulang kali kita sampaikan. Bila ada hal-hal yang perlu ditindaklanjuti (terkait ketidaknetralan prajurit) dilaporkan. Kan sudah ada prosedurnya. Kalau memang dianggap laporan ini membutuhkan waktu dan sebagainya, mungkin bisa hubungi langsung ke saya, atau pejabat-pejabat (TNI), dan Kadispenad. Kan teman-teman media punya nomor telepon Kadispenad,“ jelas Kasad. Kasad menegaskan, TNI AD akan menindaklanjuti laporan yang masuk, serta akan menindak tegas prajurit TNI AD yang terbukti melanggar arahan pimpinan TNI terkait netralitas TNI. Sementara itu, menjawab pertanyaan media terkait situasi terkini di Papua, Kasad menerangkan, bahwa saat ini kondisinya aman terkendali, meskipun eskalasinya naik-turun. Berbagai rencana yang telah diprogramkan untuk Papua, hingga saat ini berjalan dengan baik. Teknologi juga dikedepankan untuk membantu program-program pemerintah disana. Sebagai informasi, perayaan Natal Bersama Keluarga Besar TNI AD kali ini mengangkat tema “Hikmat Natal Mewujudkan Damai Sejahtera…

News

Mediapublik.co, Ternate – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. resmi menyandang gelar dari Kesultanan Ternate, “Kapita Ahi Besi Malamo” (Panglima Besar Angkatan Darat), dalam Kunjungan Kerja (Kunker) nya di Ternate, Maluku Utara, Senin (5/2/2024). Didampingi Ketua Umum (Ketum) Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), Ny. Uli Simanjuntak, Kasad menerima penganugerahan gelar adat, yang disematkan langsung oleh Yang Mulia Sultan Ternate Hidayatullah Sjah. Prosesi penganugerahan gelar diawali dengan tradisi Joko Kaha, yaitu tradisi yang merupakan bentuk penghormatan kepada tamu, khususnya pemimpin negara atau kerajaan, yang berkunjung ke Ternate. Kemudian, prosesi dilanjutkan dengan pembacaan naskah gelar adat, dan puncaknya penyematan _Lastar Ngungare_/ikat kepala khas Ternate kepada Kasad. Kasad dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan bangganya atas penganugerahan gelar adat Kesultanan Ternate yang diberikan kepadanya. Tak lupa, jenderal bintang empat itu juga mengungkap bahwa TNI AD memiliki berbagai program yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk warga Ternate. “Mudah-mudahan kehormatan ini dapat mengingatkan saya untuk senantiasa menggelar kegiatan di Ternate. Karena, kami di TNI AD memiliki banyak program-program yang dapat meningkatkan taraf kehidupan masyarakat. Kita sudah coba lakukan itu di beberapa tempat, dan hasilnya cukup baik,” ungkapnya. Pada momen tersebut, Kasad juga mengapresiasi kemunculan generasi-generasi hebat yang dilahirkan dari empat…

Megapolitan

Mediapublik.co Jakarta – Hanya bermodalkan ramalan, sebagian masyarakat cenderung percaya kalau Prabowo Subianto akan menjadi presiden di usia tua. Ramalan itu sendiri memang pernah dilontarkan mantan Presiden Gus Dur. Namun yang namanya ramalan, tidak bisa dijadikan patokan, masih ada otoritas Tuhan Yang Maha Kuasa. “Tidak ada orang yang tahu persis masa depan seseorang,” kata Asep, warga Majalengka, Jawa Barat, saat ditanya wartawan, Kamis (25/01/2024). Ujang, warga lainnya, ikut menukas senada. Bagi Ujang, Prabowo sudah mencapai titik terakhir, sudah selesai, tak mungkin jadi presiden. “Pak Prabowo sudah finish, jangan mimpi,” kata Ujang yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online di taman kota Kuningan, Jawa Barat belum lama ini. Menurut Ujang, pasangan Prabowo Gibran, hanya bisa menang jika dilakukan dengan jalan curang. Pengamat politik yang juga Koordinator Kajian Merah Putih, Profesor Sutoyo Abadi pun menilai isu Prabowo bakal jadi presiden di usia tua, sangat tidak bisa dipertanggungjawabkan. Bahkan, kebenaran pernyataan Gus Dur itu kini malah jadi dipertanyakan oleh keluarga Gus Dur sendiri. “Sangat politis, bahkan kebenarannya sangat diragukan oleh keluarga Gus Dur melalui Yeni bahwa pernyataan tersebut dari Gus Dur tidak pernah ada,” tandas Sutoyo kepada wartawan di Jakarta. Sebaliknya, menurut Sutoyo, capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran kemungkinan akan kalah di pertarungan Pilpres…

Nasional

Mediapublik.co Jakarta – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengimbau masyarakat agar cermat memilih pemimpin. Dia menyarankan memilih pemimpin yang tidak suka marah-marah. Sebab, kalau pemimpinnya suka marah, ia khawatir akan berdampak pada rakyat yang dipimpinnya. “Kalau kawan kita yang satu marah terus, bagaimana kira-kira negara dipimpin oleh orang yang suka marah? Bagaimana kira-kira kalau dia berdebat dengan kepala negara lain, bisa ditonjok kepala negara lain,” imbuh JK, panggilan akrab Jusuf Kalla. Sentilan JK lantas direspons oleh Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid yang menyebut Prabowo adalah pihak yang disentil JK. Nusron menyebut Prabowo suka joget, bukan suka  marah. Benarkah? Tabiat Prabowo yang suka marah agaknya bukan terjadi saat debat Capres saja. Sejak 26 tahun yang lalu sebuah buku sejarah telah mencatat bahwa capres 3 kali gagal itu memang sering marah, bahkan di depan presiden. Fakta ini terungkap dalam sebuah perseteruan antara Presiden Habibie dan Pangkostrad Prabowo Subianto tahun 1998. Episode ini selalu menarik untuk disimak, apalagi soal kontroversi berakhirnya karier militer menantu Soeharto itu, apakah dipecat atau tidak. Tamatnya karier militer Prabowo terjadi saat Bacharudin Jusuf Habibie menjabat sebagai Presiden tahun 1998. Habibielah yang mencopot Prabowo Subianto kala itu dari jabatan Panglima Kostrad (Komando Strategis Angkatan Darat). Prabowo sempat marah dan…